Progres Tol Jogja-Solo Tembus 85 Persen, Ruas Sleman Segera Tersambung
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Ilustrasi erupsi Gunung Merapi./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Setelah terjadinya empat kali awan panas guguran lava pada Senin (4/12/2023) petang, sejumlah aktivitas vulkanik masih terus terjadi di Gunung Merapi.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso menerangkan pengamatan aktivitas Gunung Merapi pada Selasa (5/12/2023) menunjukan adanya sejumlah guguran lava.
Pada periode pukul 00.00 WIB-06.00 WIB, tercatat puluhan guguran lava pijar terjadi di Gunung Merapi. "Teramati 28 kali guguran lava pijar ke arah barat daya [Kali Bebeng] dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter," kata Agus.
Selain mengarah ke Kali Bebeng, satu guguran lava juga terjadi mengarah ke Kali Boyong dengan jarak luncur 1,5 kilometer. "Teramati satu kali guguran lava pijar ke arah selatan (Kali Boyong) dengan jarak luncur 1500 meter," tandasnya.
BACA JUGA: Erupsi, Gunung Marapi Mengeluarkan Batu dan Pasir
Sementara pada rentang waktu pukul 06.00-12.00 WIB ada satu guguran lava yang terpantau terjadi di Gunung Merapi. Jarak luncur guguran lava ini mencapai satu kilometer. "Teramati satu kali guguran lava ke arah barat daya [Kali Bebeng] dengan jarak luncur 1.000 meter," tegasnya.
Di sisi lain, pada pukul 14.00 WIB terjadi hujan di seputar Pos Pengamatan Kaliurang. Tercatat curah hujan yang terjadi mencapai 35 milimeter. Karenanya masyarakat diminta mewaspadai bahaya lahar yang mungkin dapat terjadi. "Waspada bahaya lahar di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dan awan panas guguran di daerah potensi bahaya. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.