Advertisement
Puluhan Guguran Lava Masih Terjadi di Gunung Merapi, Mengarah ke 2 Sungai Ini

Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Setelah terjadinya empat kali awan panas guguran lava pada Senin (4/12/2023) petang, sejumlah aktivitas vulkanik masih terus terjadi di Gunung Merapi.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso menerangkan pengamatan aktivitas Gunung Merapi pada Selasa (5/12/2023) menunjukan adanya sejumlah guguran lava.
Advertisement
Pada periode pukul 00.00 WIB-06.00 WIB, tercatat puluhan guguran lava pijar terjadi di Gunung Merapi. "Teramati 28 kali guguran lava pijar ke arah barat daya [Kali Bebeng] dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter," kata Agus.
Selain mengarah ke Kali Bebeng, satu guguran lava juga terjadi mengarah ke Kali Boyong dengan jarak luncur 1,5 kilometer. "Teramati satu kali guguran lava pijar ke arah selatan (Kali Boyong) dengan jarak luncur 1500 meter," tandasnya.
BACA JUGA: Erupsi, Gunung Marapi Mengeluarkan Batu dan Pasir
Sementara pada rentang waktu pukul 06.00-12.00 WIB ada satu guguran lava yang terpantau terjadi di Gunung Merapi. Jarak luncur guguran lava ini mencapai satu kilometer. "Teramati satu kali guguran lava ke arah barat daya [Kali Bebeng] dengan jarak luncur 1.000 meter," tegasnya.
Di sisi lain, pada pukul 14.00 WIB terjadi hujan di seputar Pos Pengamatan Kaliurang. Tercatat curah hujan yang terjadi mencapai 35 milimeter. Karenanya masyarakat diminta mewaspadai bahaya lahar yang mungkin dapat terjadi. "Waspada bahaya lahar di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dan awan panas guguran di daerah potensi bahaya. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Demo Anarkistis, Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Ambil Langkah Tegas
Advertisement

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul
Advertisement
Berita Populer
- Sultan HB X Minta 8 Pendemo yang Diamankan di Mapolda DIY Dibebaskan
- Pemangkasan Danais 2026, DPRD DIY Ingatkan Risiko Kontraksi APBD
- Sanden Fair 2025 Angkat UMKM dan Budaya Sebagai Gerbang Selatan DIY
- Termasuk Gunungkidul, Indonesia Kekurangan Mediator Hubungan Industrial
- Ombudsman Akan Lakukan Kajian Mendalam Pelaksanaan MBG di DIY
Advertisement
Advertisement