Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Pengusaha dan pemilik restoran Sere Ratu yang jadi korban penipuan menunjukan pesan yang dikirim pelaku dimana mengaku dari Kementerian PUPR, Selasa (5/12/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Modus penipuan dengan janji mempermudah akses jalan ke tempat usaha, khususnya rumah makan di Jl. Wonosari marak terjadi. Terbaru, seorang pengusaha restoran Sere Ratu di Kapanewon Playen, Warsidi, 49, tertipu oleh modus tersebut dengan kerugian Rp1,75 juta.
Warsidi menceritakan tak hanya dirinya yang tertipu dengan modus serupa. Pengusaha lain di sekitar restoran Sere Ratu juga mengalami penipuan tersebut.
Pelaku penipuan tersebut, jelas Warsidi, mengaku sebagai pegawai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Awal mula penipuan yang dialami Warsidi terjadi saat ia menerima pesan dari pelaku yang mengaku bernama Wafi Yahya Fauzan melalaui WhatsApp.
Pelaku yang mengaku bernama Wafi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu menjelaskan akan ihwal adanya kegiatan pelebaran jalan di Jl. Wonosari. Pelaku kemudian menawarkan membangun fasilitas putar balik di depan Sere Ratu. Tak hanya tawaran fasilitas itu, pelaku juga menawarkan analisis dampak lingkungan lalu lintas (Andalin) untuk mendukung rencana tersebut.
Saat terakhir menghubungi Warsidi pada Senin (4/12/2023) lalu, pelaku menyebut dokumen Andalin sudah disepakati. Pelaku pun meminta bayaran Rp1,75 juta lewat transfer. “Saya mulai curiga, sorenya pelaku menghubungi lagi minta tambahan uang untuk pengadaan lampu,” katanya, Selasa (5/12/2023).
Kecurigaan Warsidi itu ia konfirmasikan ke seorang rekannya yang bekerja di PUPR. “Ternyata setelah dicek tidak ada nama pelaku sebagai pegawai di Kementerian PUPR,” ucapnya.
Pelaku penipuan berkedok Kementerian PUPR ini, menurut Warsidi, juga pernah bertemu dengan salah satu pengusaha di sekitar Sere Ratu. “Ternyata setelah dicek pengusaha lain bahkan diajak bertemu untuk survei pembangunan putar balik itu,” ungkapnya.
Atas kejadian ini Warsidi sudah melaporkannya ke Polsek Playen. “Kami harap pelaku dapat segera ditangkap karena meresahkan sekali,” tegasnya.
BACA JUGA: Penipuan Online Marak Terjadi di Bantul, Begini Modusnya
Terpisah, Kapolsek Playen AKP Sigit Teja Sukmana menyebut laporan yang telah diterimanya berbentuk konsultasi hukum. “Kalau laporan delik aduan belum, tapi sudah ditindaklanjuti kemarin sudah dilaksanakan konsultasi hukum,” terangnya, Selasa sore.
Sigit membenarkan korban penipuan itu tak hanya Warsidi. “Sudah kami telusuri kemarin sore sampai magrib saya di sana. Intinya para pengusaha di sepanjang jalan Gading-Siyono ada beberapa yang dihubungi bahwa di jalan nasional itu akan dibangun media jalan [pembatas jalan], padahal belum jelas infonya,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.
Veda Ega Pratama start dari posisi ke-21 Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos Q2. Rider Indonesia tetap optimistis memburu rombongan depan.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.