Carik Bohol Resmi Dipecat usai Divonis Korupsi Dana Kalurahan
Carik Bohol Rongkop, Kelik Istanto, resmi dipecat usai divonis bersalah dalam kasus korupsi dana kalurahan 2022-2024.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta saat meninjau rumah relokasi bagi warga terdampak korban longsor di Padukuhan Blembem, Candirejo, Semin, Kamis (14/12/2023)/Istimewa-Humas Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menyerahkan bantuan hibah rumah kepada enam keluarga terdampak tanah longsor di Padukuhan Blembem, Candirejo, Semin, Kamis (14/12/2023).
Adanya bantuan ini, maka warga tak lagi tinggal di tempat pengungsian. “Rumah barunya sudah jadi dan harus dimanfaatkan serta dirawat dengan sebaik-baiknya,” kata Sunaryanta kepada wartawan, Kamis siang.
Menurut dia, tempat relokasi untuk pembangunan rumah baru sangat representative. Di sisi lain, warga juga tidak perlu khawatir karena lokasinya jauh dari potensi longsor. “Dulu tinggal di daerah rawan longsor dan sempat mengungsi. Sekarang, rumah barunya lebih nyaman dan aman dari potensi longsor,” katanya.
Lurah Candirejo, Semin, Agus Supriyadi mewakili warga terdampak longsor mengucapkan terima kasih kepada bupati atas bantuan yang diberikan. Pasalnya, dengan adanya bantuan maka proses relokasi bisa berjalan dengan lancar.
Menurut dia, pascalongsor yang terjadi pada pertengahan November 2023. Selain merusak rumah warga, juga ada dua korban meninggal dunia tertimbun material longsor dari perbukitan di Padukuhan Blembem. “Selama belum ada tempat tinggal baru, maka warga terdampak tinggal di tempat pengungsian di bekas SD di depan balai kalurahan,” katanya.
Menurut Agus, warga terdampak sudah bisa menempati tinggal baru lewat program relokasi yang digulirkan Pemkab Gunungkidul. “Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan banyak manfaat bagi Masyarakat,” katanya.
BACA JUGA: Rumah Relokasi untuk Korban Tanah Longsor Candirejo Mulai Dibangun
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan untuk pembangunan rumah relokasi warga terdampak longsor di Padukuhan Blembem dialokasikan sebesar Rp300 juta. Ini berarti setiap keluarga mendapatkan bantuan sebesar Rp50 juta. “Sudah selesai dan sekarang bisa ditempati,” katanya.
Menurut dia, proses relokasi harus melalui proses yang Panjang. Pasalnya, warga terdampak tidak memiliki lahan untuk membangun rumah yang baru. “Ada bantuan dari Ikatan Keluarga Candirejo serta donasi untuk membeli lahan sehingga pembangunan bisa terlaksana,” katanya.
Irawan menambahkan, di tahun ini juga ada program rehabilitasi sebanyak enam rumah di Kalurahan Semin, Ponjong dan Gedangsari. Adapun anggaran yang disediakan sebesar Rp180 juta dan masih-masing penerima memeroleh Rp30 juta. “Jadi total pembangunan semuanya menelan biaya Rp480 juta yang bersumber dari APBD Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Carik Bohol Rongkop, Kelik Istanto, resmi dipecat usai divonis bersalah dalam kasus korupsi dana kalurahan 2022-2024.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.