Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Pembuatan e-KTP atau KTP Elektronik (KTP-El) setiap hari dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul dan 17 kapanewon di Bantul. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, saat ini, Bantul saat ini masih memiliki stok 6.200 blangko e-KTP.
Kepala Disdukcapil Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, menjelaskan Bantul baru saja mendapat alokasi 5.000 blangko e-KTP. “Stok yang ada 1.200 keping, jadi totalnya sekarang 6.200 keping,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (16/12/2023).
Stok ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembuatan e-KTP hingga akhir Desember 2023. “Januari 2024 nanti ambil lagi. biasanya kan satu bulan sekali. Kebutuhan per hari rata-rata 250 sampai 300 keping cetaknya,” katanya.
Saat ini dangka rekam KTP di Bantul sudah mencapai 99,9%. Pembuatan e-KTP biasanya untuk pemula maupun penggantian e-KTP. “Tinggal 3.000 anak wajib KTP pemula yang belum rekam. Kita kejar sampai 15 Februari bisa selesai,” ungkapnya.
BACA JUGA: Disdukcapil Bantul Terima Kiriman 5 Ribu Blangko KTP Elektronik
Pembuatan e-KTP dilakukan baik di kantor Disdukcapil Bantul, di 17 kantor kapanewon dan secara mobile di tempat-tempat umum. “Alat rekam ada di 17 kapanewon, di Disdukcapil dan Cadangan, totalnya ada 24,” kata dia.
Untuk rekam e-KTP mobile saat ini yang sedang digencarkan adalah Dukcapil Go To School, yakni jemput bola wajib KTP pemula ke sekolah-sekolah. “Di SMA, negeri dan swasta, SMK negeri dan swasta, MAN di Bantul. Kami juga datang di sekolah luar Bantul, karena ada warga di sana,” paparnya.
Saat ini, untuk pembuatan e-KTP bisa dilakukan di mana saja, sepanjang tidak mengubah data dan ketersediaan blangko mencukupi. “Kalau hilang KTP pas ke Bandung, lapor polisi terus ke Dukcapil Kota Bandung minta cetak KTP bisa,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kulonprogo kekurangan ratusan guru SD-SMP. Disdikpora memprioritaskan penataan SDM sebelum mengusulkan rekrutmen baru.
RSUD Muntilan menguji Dashboard DIAMOND di empat instalasi untuk mengintegrasikan pelaporan, memantau kinerja, dan mendukung keputusan berbasis data.
Kapolri Suyudi Ario Seto memimpin sertijab Irwasum Polri dan empat Kapolda, termasuk pejabat baru untuk Metro Jaya, Maluku, Jatim, dan Bali.
Bulog menyebut harga gabah hingga Rp9.000 per kg dan terbatasnya panen memicu kenaikan harga beras. Sebanyak 300.000 ton beras premium disiapkan.
Kemenkeu mencatat realisasi bansos Rp115,8 triliun per September 2026, mencakup PKH, Kartu Sembako, PIP, KIP Kuliah, dan PBI JKN.