Kelok 23 Selesai, Investor JJLS Gunungkidul Diminta Tak Langgar Aturan
Investor di kawasan JJLS Gunungkidul diminta mematuhi perizinan dan menjaga lingkungan setelah Kelok 23 selesai dibangun.
Erwin, warga RT03, Padukuhan Sanggrahan saat menunjukan dinding rumah retak yang diduga karena pembanguann tol di belakang rumahnya, Selasa (19/12/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Proyek pembangunan tol Jogja-Bawen seksi 1 dikeluhkan warga RT 03 di Padukuhan Sanggrahan, Tirtoadi, Mlati, Sleman. Pasalnya, lalu lalang kendaraan di sekitar proyek mengakibatkan rumah warga retak.
Salah satu keluhan diuangkapkan oleh Erwin yang rumahnya hanya berjarak satu meter dari proyek dan hanya terpisahkan sisa bangunan rumah yang telah dirobohkan. Dari belakang rumahnya tampak terlihat jelas tumpukan-tumpukan besi serta aktivitas pengerjaan tol.
Dia mengakui keretakan terjadi di dapur, ruang temah dan di salah satu kamar. “Bangunan rumah sudah ada sejak sebelum tol dibangun. Semenjak ada pembangunan ada retakan-retakan di tembok bagian belakang yang berbatasan dengan area pembangunan,” kata Erwin saat ditemui di rumahnya, Selasa (19/12/2023).
Dia mengakui kerusakan ini sudah disampaikan ke pihak tol dan sempat ada respon dengan mendatangi ke rumah. Hanya saja, hingga sekarang belum ada realisasi untuk perbaikan. “Harapannya bisa diperbaiki,” katanya.
BACA JUGA: Sowan Sultan Jogja, Perwakilan Kementerian PUPR Bahas Percepatan Tol Jogja-Solo
Erwin menduga tembok rumah retak dikarenakan lalu Lalang kendaraan berat, khususnya saat pemadatan calon jalan tol. Selain itu, juga ada karena aktvitas truk pengangkut material tanah urug ke lokasi pengerjaan. “Yang paling terasa pada saat pemadatan dengan alat berat. Rasanya seperti terjadi gempa karena ada getaran-getarannya,” ungkap Erwin.
Kepala Dusun Sanggrahan, Vivi Listyaningrum membenarkan adanya rumah rusak akibat pengerjaan proyek tol di wilayahnya. Menurut dia, ada beberapa dan kerusakan sudah dilaporkan ke pihak yang mengerjakan pembangunan. “Sudah ada respons terkait dengan hal itu [kerusakan rumah],” katanya.
Terpisah, Humas PT Jasamarga Jogja-Bawen, Rizky Nugraha mengatakan, akan mengecek detail kerusakan rumah warga Sanggrahan yang mengalami keretakan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan PT Adhikarya selaku kontraktor pelaksana pembangunan jalan tol Jogja-Bawen Seksi 1. “Nanti tim proyek akan kesana untuk mengeceknya,” kata Rizky.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investor di kawasan JJLS Gunungkidul diminta mematuhi perizinan dan menjaga lingkungan setelah Kelok 23 selesai dibangun.
Polisi menangkap pria berinisial IA yang lima kali mencuri lampu proyek Tol Jogja-Solo di Gamping selama Agustus 2026.
Cek jadwal SIM Keliling Sleman September 2026, lengkap dengan SIM Corner MPP, SIM Malam Minggu, Simmade, dan syarat perpanjangan.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 4 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA-Tugu dan Tugu-YIA, mulai pagi hingga malam.
PSS Sleman mematangkan skema set piece jelang menghadapi Bali United pada laga pembuka Super League 2026/2027, Jumat (4/9/2026).
Pengendara mobil mengaku nyaris menjadi korban dugaan modus ojol teriak maling di Jakarta Selatan dan memilih mencari pengamanan di Mall Kokas.