Penemuan 11 Bayi di Pakem Jadi Alarm Pengawasan
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Pengendara sepeda motor roda tiga pengangkut sampah melintas di kompleks TPAS Wukirsari, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (20/12/2023)./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul melalui UPT Kebersihan dan Pertamanan mengklaim tonase sampah di kawasan pantai mulai meningkat menjelang libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Guna mengantisipasi ledakan sampah maka UPT telah menerapkan kesiapsiagaan selama 24 jam.
Kepala UPT Kebersihan dan Pertamanan Gunungkidul, Heri Kuswantoro mengaku sampah di kawasan pantai di Bumi Handayani meningkat menjelang libur Nataru. Hanya saja dia tidak memberi data jumlah tonase sampah khusus pada Desember 2023. “Menurut informasi yang saya dapat sampah di pantai mulai meningkat. Itu sampah dari liburan sekolah,” kata Heri, Rabu (20/12/2023).
Heri menambahkan guna mengatasi ledakan sampah di seluruh taman dan kawasan wisata utamanya pantai, UPT telah menyiagakan petugas secara bergantian selama 24 jam sampai pekan pertama Januari 2024.
Petugas yang ada di UPT mencapai 144 orang. Armada sampah yang dimiliki UPT sebanyak 20 unit dengan rincian dua unit roda empat, lima arm roll, dan sisanya dump truck.
Di beberapa pantai, UPT telah menyediakan kontainer guna menampung sampah-sampah. Guna mengelola sampah agar tidak berserakan atau terbawa ombak, UPT bekerja sama dengan kelompok sadar wisata setempat (pokdarwis). “Malam Tahun Baru kami mulai bergerak. Jam 01.00 WIB itu kami sudah mulai membersihkan sampah-sampah. Pagi sudah bersih,” katanya.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Gunungkidul, Eko Suharso Prihantoro mengatakan jajarannya memiliki tugas untuk memberi edukasi dan imbauan kepada masyarakat guna mengelola sampah secara mandiri ketika libur Nataru. “Tahun baru ada titik-titik tertentu yang perlu diawasi seperti alun-alun dan kawasan Pantai Krakal dan Kukup, yang besar-besar,” kata Eko.
BACA JUGA: Dispar Bantul Antisipasi Penumpukan Sampah di Parangtritis Selama Libur Nataru
Eko menambahkan edukasi dilakukan melalui kader lingkungan. Mereka langsung menyasar tiap dusun di Gunungkidul. Salah satu target kader lingkungan adalah pembentukan bank sampah.
Sampai saat ini, Kabupaten Gunungkidul memiliki sekitar 210 bank sampah yang tersebar di seluruh kapanewon/kecamatan.
Apabila melihat tonase sampah bulan Desember 2022 dan Januari 2023 maka setidaknya Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Wukirsari akan menerima sekitar 3.000 ton sampah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.