Edukasi HIV di Keparakan Dorong Deteksi Dini dan Hapus Stigma
Kelurahan Keparakan menggelar penyuluhan HIV untuk mendorong deteksi dini, pencegahan, pengobatan ARV, serta menghapus stigma terhadap ODHIV.
Ceceran sampah di Pantai Parangtritis./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul memperkirakan kunjungan wisata Pantai Parangtritis akan meningkat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini.
Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Kabupaten Bantul, Markus Purnomo menyampaikan diperkirakan kunjungan wisatawan ke Pantai Parangtritis saat libur Nataru tahun ini akan meningkat hingga sekitar 40% daripada saat akhir pekan.
"Berdasarkan catatan Dispar Kabupaten Bantul ada sekitar 30.000 wisatawan mengunjungi Kabupaten Bantul setiap akhir pekan, 80 persen diantaranya mengunjungi Pantai Parangtritis, sehingga ada sekitar 24.000 orang yang berkunjung ke sana," katanya melalui telepon, Jumat (8/12/2023).
Dengan begitu, diperkirakan wisatawan yang berkunjung ke Pantai Parangtritis selama Nataru tahun 2023 akan lebih dari 33.000 orang. Jumlah tersebut hampir sama dengan libur Nataru tahun 2022 yang mencapai sekitar lebih dari 30.000 yang berkunjung ke Pantai Parangtritis.
Menurut Markus peningkatan wisatawan di Pantai Parangtritis selama libur Nataru dapat mengakibatkan peningkatan sampah di kawasan tersebut. Diketahui selama libur Nataru tahun lalu sampah di kawasan tersebut mencapai sekitar 90 ton.
Markus mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai antisipasi penumpukan sampah di Pantai Parangtritis. Beberapa kelompok pelaku usaha di sana seperti pemilik rumah makan, pedagang, penyewaan tenda, dan jeep agar turut mengolah sampah masing-masing.
Selain itu, dia pun mengimbau wisatawan agar tidak membuang sampah sembarangan. Dengan begitu, diharapkan tidak terjadi penumpukan sampah setelah libur Nataru di Pantai Parangtritis.
“Ketika bicara tentang alam terkait sampah saling mengelola, jadi pengunjung tidak membuang sampah sembarangan, pengelola atau pelaku mengelola sampah yang ada di tempat secara bijaksana, sama-sama tidak meninggalkan sampah disana,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelurahan Keparakan menggelar penyuluhan HIV untuk mendorong deteksi dini, pencegahan, pengobatan ARV, serta menghapus stigma terhadap ODHIV.
BMKG menyebut gempa M5,5 di Laut Maluku dipicu subduksi lempeng. Gempa tidak berpotensi tsunami dan belum diikuti gempa susulan.
Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi dijadwalkan mengunjungi Candi Prambanan pada 8 Juli 2026. Pengamanan diperketat, operasional wisata disesuaikan.
Pekerja PLTSa Putri Cempo Solo mengalami kecelakaan kerja hingga tangannya masuk mesin. Korban telah menjalani operasi dan kini dalam pemulihan.
Restorasi Candi Prambanan dinilai akan memperkuat daya tarik pariwisata DIY meski berpotensi memengaruhi pola kunjungan sementara.
Polsek Bantul mengungkap kasus curanmor di Lapangan Paseban. Pelaku residivis teridentifikasi setelah polisi mencocokkan nomor rangka sepeda motor.