Advertisement

Dispar Bantul Antisipasi Penumpukan Sampah di Parangtritis Selama Libur Nataru

Stefani Yulindriani Ria S. R
Jum'at, 08 Desember 2023 - 12:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Dispar Bantul Antisipasi Penumpukan Sampah di Parangtritis Selama Libur Nataru Ceceran sampah di Pantai Parangtritis. - Harian Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, BANTULDinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul memperkirakan kunjungan wisata Pantai Parangtritis akan meningkat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini.

Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Kabupaten Bantul, Markus Purnomo menyampaikan diperkirakan kunjungan wisatawan ke Pantai Parangtritis saat libur Nataru tahun ini akan meningkat hingga sekitar 40% daripada saat akhir pekan. 

Advertisement

"Berdasarkan catatan Dispar Kabupaten Bantul ada sekitar 30.000 wisatawan mengunjungi  Kabupaten Bantul setiap akhir pekan, 80 persen diantaranya mengunjungi Pantai Parangtritis, sehingga ada sekitar 24.000 orang yang berkunjung ke sana," katanya melalui telepon, Jumat (8/12/2023). 

Dengan begitu, diperkirakan wisatawan yang berkunjung ke Pantai Parangtritis selama Nataru tahun 2023 akan lebih dari 33.000 orang. Jumlah tersebut hampir sama dengan libur Nataru tahun 2022 yang mencapai sekitar lebih dari 30.000 yang berkunjung ke Pantai Parangtritis.

Menurut Markus peningkatan wisatawan di Pantai Parangtritis selama libur Nataru dapat mengakibatkan peningkatan sampah di kawasan tersebut. Diketahui selama libur Nataru tahun lalu sampah di kawasan tersebut mencapai sekitar 90 ton. 

Markus mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai antisipasi penumpukan sampah di Pantai Parangtritis. Beberapa kelompok pelaku usaha di sana seperti pemilik rumah makan, pedagang, penyewaan tenda, dan jeep agar turut mengolah sampah masing-masing. 

Selain itu, dia pun mengimbau wisatawan agar tidak membuang sampah sembarangan. Dengan begitu, diharapkan tidak terjadi penumpukan sampah setelah libur Nataru di Pantai Parangtritis. 

“Ketika bicara tentang alam terkait sampah saling mengelola, jadi pengunjung tidak membuang sampah sembarangan, pengelola atau pelaku mengelola sampah yang ada di tempat secara bijaksana, sama-sama tidak meninggalkan sampah disana,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Gibran Enggan Beberkan Hasil Pembahasan Kementerian Baru dengan Prabowo di Kartanegara

News
| Sabtu, 24 Februari 2024, 08:27 WIB

Advertisement

alt

Pelancong Masuk ke Thailand Diwajibkan Bawa Uang Tunai Minimal Rp6,7 Juta

Wisata
| Jum'at, 23 Februari 2024, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement