Imunisasi Bayi di Bantul Tertinggal, Kasus Campak Capai 127 Kasus
Capaian imunisasi dasar bayi Bantul baru 54,43 persen hingga 3 September 2026, masih di bawah target 63,3 persen.
Tenaga Honorer - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bantul memastikan proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di wilayahnya berlangsung dengan transparan dan terbuka.
Sekretaris BKPSDM Bantul, Triyanto mengatakan, proses seleksi kompetensi untuk formasi P3K di Kabupaten Bantul telah berakhir pada Selasa (7/5/2025) kemarin. Proses seleksi telah berlangsung sejak Sabtu lalu dan menjadi bagian dari rekrutmen total 686 formasi P3K 2024.
“Seleksi ini sudah masuk tahap ujian kompetensi. Nilai langsung keluar setelah tes, bahkan bisa dilihat live lewat YouTube. Semua bisa cek hasilnya sendiri dan transparan,” ujarnya, Rabu (7/5/2025).
Triyanto menjelaskan, proses rekrutmen P3K di Bantul terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama telah menjaring 507 peserta, sementara tahap kedua yang kini berlangsung menyisakan 179 formasi.
“Total formasi 686. Tahap satu sudah terisi 507, sisanya 179 ini diseleksi sekarang,” ungkapnya.
Adapun kebutuhan terbesar, menurut Triyanto, didominasi oleh jabatan fungsional tertentu. Pelaksanaan dua tahap seleksi ini mengikuti kebijakan nasional. “Memang dari pusatnya begitu. Serentak dua tahap,” imbuhnya.
Terkait peserta, sebagian besar merupakan tenaga honorer yang telah terdaftar sebelumnya. Tahap pertama diikuti mereka yang sudah masuk dalam database CAT BKN, sementara tahap kedua menyaring tenaga honorer lain yang belum ikut seleksi sebelumnya atau telah mengabdi minimal dua tahun.
Pengumuman hasil seleksi masih menunggu jadwal resmi dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). “Nanti kami tunggu jadwalnya dari pusat, akan diumumkan secara resmi,” pungkas Triyanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Capaian imunisasi dasar bayi Bantul baru 54,43 persen hingga 3 September 2026, masih di bawah target 63,3 persen.
Hipertensi tak selalu disebabkan makanan. Tujuh kebiasaan sehari-hari, mulai dari konsumsi garam hingga kurang tidur, bisa memengaruhi tekanan darah.
Anggota DPRD Jateng Muhammad Farchan meminta rencana PLTP Gunung Ungaran dikaji ulang karena menyangkut sumber air, lingkungan, dan cagar budaya.
Guru SD menyoroti fenomena anak socially awkward di sekolah di tengah meluasnya smartphone dan AI serta pentingnya interaksi langsung.
Kemensos menahan sementara bansos untuk lebih dari 1.400 KPM terindikasi judol. Verifikasi dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Kemenhut menetapkan MTN dan AK sebagai tersangka pembakaran hutan di Tanjung Jabung Barat, Jambi. Keduanya terancam pidana hingga 15 tahun.