68 Foto Jurnalistik Ramaikan Pameran Merdeka di Nol KM Jogja
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X (tengah) didampingi sejumlah pejabat terkait saat memberikan pemaparan soal kesiapan menghadapi masa Nataru, Kamis (21/12/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan untuk tidak melalui area tengah Kota Jogja saat liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) guna menghindari penumpukan kendaraan.
Berdasarkan data Kemenhub RI ada sebanyak 4,45 juta pengunjung yang akan datang ke wilayah setempat. "Tidak perlu masuk kota untuk mengurangi kepadatan lalu lintas," katanya, Kamis (21/12/2023).
Sultan menyebut, jutaan orang yang berkunjung ke DIY itu tidak hanya yang bertujuan wisata saja tetapi juga ada yang lewat maupun tujuan mudik. Untuk itu perlu dicermati agar pengaturannya tepat guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
Dengan begitu pengunjung yang datang ke Jogja bisa tenang menikmati masa liburan. "Harus benar-benar dicermati mana yang datang, keluar atau sekedar lewat untuk pengaturannya agar tidak ada macet dan memberikan pelayanan dengan baik kepada warga masyarakat," jelasnya.
Untuk malam Tahun Baru, Sultan juga meminta agar masyarakat merayakannya dengan cerdas.
Penumpukan massa yang biasanya muncul di kawasan Tugu, Malioboro dan Kraton dinilainya wajar, tetapi hendaknya tidak diikuti dengan kegiatan berkonvoi keliling kota oleh untuk mengantisipasi munculnya kemacetan.
"Hendaknya yang menikmati malam tahun baru mereka stay di sana tidak perlu keliling kota apalagi berbondong-bondong dengan kepadatan yang tinggi karena yang datang juga banyak nanti bisa macet, itu yang dihindari dan akan kami pecah keramaian," jelasnya.
Sementara dengan naiknya penyebaran Covid-19 di berbagai daerah Sultan menyebut belum ada pembatasan terhadap wisatawan yang berkunjung. "Kita tidak ada pembatasan, tapi memang kalau yang kondisinya tidak bagus pakai masker lebih baik," jelasnya.
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan menyatakan, masa libur Nataru ada dua kegiatan besar yang harus diamankan pihaknya yakni ibadah dan aktivitas wisata. Pihaknya mengaku sudah menyiapkan sejumlah antisipasi guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pengunjung.
"Kita akan ciptakan keamanan dan ketertiban baik dari utara maupun selatan. Yakni dengan mengatur benar kalau hanya melintas akan diberikan jalur langsung tapi kalau mau menuju Jogja dan sekitarnya juga akan diatur pengendalian agar tidak macet," ujarnya.
BACA JUGA: Libur Nataru, Polres Bantul Siapkan 3 Pos Pengamanan dan 1 Pos Terpadu
Kemudian soal keamanan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kabupaten kota terkhusus bagi perayaan malam tahun baru.
"Untuk gangguan yang sifatnya konvensional dan antisipasi daerah destinasi juga kita siapkan, jadi diharapkan masyarakat tahu informasinya sehingga bisa menikmati di rumah masing-masing," paparnya.
Khusus pada malam tahun baru pihaknya menerapkan car free night pada 31 Desember mulai tengah malam sampai pukul 05.00 Wib. "Tidak ada kendaraan yang masuk mulai sampai Nol KM, di sana kami juga siapkan pengamanan sistem zona sehingga masyarakat bisa menikmati suasana.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Indonesia menjadi negara termakmur ketiga di ASEAN 2026 dengan skor 66,89. Namun, nilainya turun dari 67,01 pada tahun sebelumnya.
Thailand punya rekor kandang impresif lawan Singapura: 17 tahun tak pernah kalah! 7 kemenangan beruntun sejak 2010. Gajah Perang siap lolos ke final Piala AFF 2
Jersey Michael Jordan saat Game 3 Final NBA 1998 akan dilelang Joopiter dengan estimasi harga hingga US$15 juta.
Sergio Busquets memulai karier kepelatihan sebagai asisten Juliano Belletti di Barça Atlètic setelah pensiun pada Desember 2025.
MotoGP 2026 menyisakan 10 seri. Aragon menjadi ujian penting bagi Jorge Martin, Marc Marquez, dan empat kandidat juara lainnya.