Lereng Merapi Bersiap Panen Lebih Besar Saat Kebun Kopi Meluas
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
Ilustrasi siswa sekolah./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan (Disdik) Gunungkidul berencana melakukan regrouping satuan pendidikan jenjang sekolah dasar (SD). Regrouping tersebut setidaknya baru dapat dilakukan pada 2025.
Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdik Gunungkidul, Hary Sulaksana mengatakan ketika pihaknya dan beberapa OPD terkait menggelar rapat Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), ada masukan untuk melakukan regrouping 22 SD di Bumi Handayani.
“Kami berencana regrouping lagi. Di RPJPD 2025-2045 ada sekitar 22 SD yang akan di-regrouping. Tetapi itu kan baru masukan pada waktu rapat. Saya belum tahun keputusannya berapa. Jadi 22 sekolah itu akan bergabung dengan sekolah lain,” kata Hary ditemui di kantornya, Jumat (22/12/2023).
Hary menambahkan di Gunungkidul ada total 466 SD baik negeri maupun swasta. Khusus negeri ada sekitar 400 sekolah.
Dia mengaku regrouping tersebut dilatarbelakangi oleh efisiensi penyelenggaraan pendidikan sekolah dasar.
Dia pun tak menampik masih banyak gedung sekolah yang rusak. Apabila melihat dari sisi pendanaan, Hary mengaku tidak dapat mengkover semua sekolah. Dana Alokasi Umum (DAU) juga berkurang dibandingan beberapa tahun terakhir. “Harapannya juga ada peningkatan kualitas sekolah karena semakin berkurang sekolah yang harus didanai kan bisa lebih meningkat dari sisi sarpras dan kebutuhan guru,” katanya.
BACA JUGA: Regrouping Sekolah di Gunungkidul Terus Dilanjutkan
Tahun ini, kata dia, ada satu sekolah yang di-regrouping yaitu SD Negeri Ngentak di Padukuhan Ngentak, Candirejo, Semin. Lokasi SDN tersebut berada di tengah area persawahan yang jauh dari permukiman warga. Sarpras sekolah tersebut juga dianggap rusak dan belum memiliki chromebook.
SDN Ngentak tersebut hanya memiliki sekitar 15 pelajar. Mereka dipersilakan juga memilih sekolah sesuai dengan pilihan masing-masing.
Hary menambahkan, ada juga yang memilih sekolah di luar Gunungkidul. Pasalnya, Kapanewon Semin berada di daerah perbatasan dengan Klaten dan Sukoharjo. “Penggabungan sebenarnya juga menguntungkan karena kalau ada regrouping kan dari sisi pemenuhan kebutuhan dapat sesuai standar,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
Lima film horor Indonesia mendominasi box office 2026. Danur: The Last Chapter memimpin dengan 3,6 juta penonton, disusul Ghost In The Cell dan Alas Roban.
Dua pemuda asal Prambanan, Sleman, ditangkap polisi setelah video mereka mengacungkan celurit di jalan umum viral di media sosial. Motifnya untuk konten dan pen
Indonesia tercatat memiliki biaya naturalisasi tertinggi di Asia Tenggara mencapai Rp75,71 juta. Simak perbandingannya dengan Filipina, Thailand, Singapura, dan
MoonPay meluncurkan PayBox yang memungkinkan ChatGPT dan Claude membantu transaksi kripto, belanja online, hingga pemesanan tiket dengan sistem keamanan berlapi
Petani bawang merah lahan pasir di Bantul mulai panen raya. Namun harga jual anjlok hingga Rp15 ribu per kilogram akibat melimpahnya pasokan dari berbagai daera