Berwisata Akhir Tahun, Pastikan Keadaan Rumah Terkunci dan Aman

Newswire
Newswire Minggu, 24 Desember 2023 19:07 WIB
Berwisata Akhir Tahun, Pastikan Keadaan Rumah Terkunci dan Aman

Ilustrasi gembok rumah. - Freepik

Harianjogja.com, BANTUL—Masyarakat diminta memastikan rumah dalam keadaan terkunci apabila akan ditinggal bepergian berwisata liburan akhir tahun guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, saat momen liburan biasanya masyarakat akan pergi meninggalkan rumah, sehingga rumah yang kosong pastinya akan menimbulkan rasa kekhawatiran tersendiri.

"Maka dari itu, sebelum berlibur pastikan telah meninggalkan rumah kondisi aman agar tidak terjadi kejadian yang tak diharapkan. Sudah banyak kasus rumah dibobol saat penghuninya bepergian. Pastikan rumah dalam keadaan terkunci," kata Jeffry, dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/12/2023).

Selain itu, kata dia, untuk menghindari terjadinya kebakaran, pemilik rumah agar memastikan kompor dalam keadaan mati, kemudian untuk penerangan sebaiknya kalau bisa gunakan lampu utama saja yang dinyalakan.

Sedangkan bagi masyarakat yang akan berwisata, kata Jeffry agar memastikan fisik dalam kondisi sehat.

"Pastikan juga kendaraan dalam keadaan baik, untuk pengendara sepeda motor sedia jas hujan, serta bijak dalam berkendara, pahami medan, tidak memaksakan diri melewati jalur-jalur rawan kecelakaan seperti jalur Cinomati atau jalur curam lainnya," katanya.

Sedangkan untuk menghindari kecelakaan laut, kata dia, bagi wisatawan yang ingin berlibur di wilayah pantai selatan, agar tidak mandi di laut. Karena karakteristik pantai selatan Bantul banyak terdapat palung, sehingga sangat membahayakan.

BACA JUGA: Agar Tidak Macet ke Pantai Selatan, Ini Daftar Jalur Alternatif yang Disiapkan Polres Bantul

"Kami sudah melakukan survei awal untuk mengarahkan para pelaku wisata atau pengelola objek wisata agar menerapkan standar keselamatan," katanya. Dia mengingatkan agar masyarakat tidak menyalakan petasan selama malam pergantian tahun.

"Masyarakat bisa mengganti penggunaan kembang api dan petasan dengan suara sirine kuno dan mainan tradisional anak-anak yang terbuat dari bambu, othok-othok, saat 'car free night" di sejumlah ruas jalan utama di Bantul," katanya.

Dia mengatakan, penggunaan kembang api diperbolehkan dengan kriteria tertentu yang perlu pengawasan dan perizinan.

"Penggunaan kembang api yang identik saat perayaan Tahun Baru juga telah diizinkan, tetapi dengan proses perizinan terlebih dahulu untuk penggunaannya," katanya.

Ia mengatakan pihaknya mengimbau masyarakat yang akan mengikuti kegiatan pawai dan konvoi menyambut Tahun Baru 2024, agar tidak mengganggu keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online