Kapanewon di Gunungkidul Siapkan Dana Droping Air Hadapi Kemarau
Kapanewon di Gunungkidul menyiapkan anggaran droping air bersih menghadapi musim kemarau panjang 2026 yang diprediksi berlangsung tujuh bulan.
Pemilu, pemungutan suara, kertas suara - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Mulai Kamis (28/12/2023), KPU Sleman melakukan pelipatan surat suara untuk Pemilu 2024. Total pekerja yang diterjunkan untuk pelipatan ini sebanyak 200 orang.
Kepala Subbagian Keuangan Umum dan Logistik KPU Sleman, Meirino Setyaji mengaku telah membuat kajian terkait dengan kebutuhan pekerja untuk pelipatan surat suara. Hal ini tak lepas mulai dikirimnya surat suara untuk pemilu 2024. “Hari ini dikirim surat suara untuk pemilihan presiden dan wakil presiden,” kata Rino, Rabu (27/12/2023).
Dia menjelaskan, untuk pekerja pelipatan membutuhkan sebanyak 200 orang. KPU Sleman juga sudah membuka lowongan untuk warga yang berminat menjadi petugas pelipatan. “Sudah ada pekerjanya dan mulai besok dilakukan pelipatan surat suara,” katanya.
Disinggung mengenai lokasi pelipatan yang panas, Rino tidak menampik hal tersebut. Oleh karenanya, sudah ada antisipasi untuk mengurangi risiko kerusakan surat suara yang disebabkan tetesan keringat pekerja atau cairan lainnya.
“Memang sekarang kondisinya masih sangat panas. Tetapi, pada saat pelipatan berlangsung akan ada tambahan kipas angin agar lebih sejuk dan pekerja tidak terlalu berkeringat sehingga risiko kerusakan pada surat suara bisa dikurangi,” katanya.
Selain itu, lanjut dia, sebelum pelipatan juga ada bimbingan teknis dalam pelipatan. Di sisi lain, para petugas pelipat juga dilarang membawa minuman dingin ke lokasi pelipatan. “Larangan untuk memastikan risiko kerusakan semakin kecil dan harapannya para pekerja bisa mematuhinya,” katanya.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan, sudah ada pengiriman surat suara, khususnya untuk pemilihan presiden dan wakil presiden. Jumlah yang dikirim sebanyak 436 koli. Setiap kolinya ada 2.000 lembar sehingga total terdapat 872.000 surat suara terkirim. “Jumlah ini sangat mencukupi untuk ketersediaan surat suara pilpres 2024,” katanya.
Kenyakinan tersebut tak lepas dari jumlah Daftar Pemilih Tetap yang tercatat di KPU, sebanyak 849.062 jiwa. Adapun proese pencetakan terdapat penambahan sebanyak 2% dari DPT sehingga yang tercetak sebanyak 867.622 lembar surat suara. “Jadi masih ada sisa sekitar 4.000an lembar sehingga bisa jadi Cadangan untuk kerusakan saat proses pelipatan,” katanya.
BACA JUGA: Surat Suara Pemilu di Gunungkidul Siap Dicetak
Ketua Bawaslu Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar mengatakan, pihaknya akan mengawasi proses pelipatan surat suara. Hal ini memastikan tidak ada kekurangan maupun penyalahgunaan surat suara di pemilu.
“Setiap hari akan ada yang mengawasi. Contohnya, pada saat pengiriman saya langsung ke lapangan guna melihat prosesnya dan saat pelipatan ada petugas yang datang ke Gudang KPU untuk megawasi pelaksanaannya,” kata Arjuna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kapanewon di Gunungkidul menyiapkan anggaran droping air bersih menghadapi musim kemarau panjang 2026 yang diprediksi berlangsung tujuh bulan.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.
BPBD Temanggung memetakan 12 kecamatan rawan kekeringan pada musim kemarau 2026 dan menyiapkan distribusi air bersih.