Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Suasana perayaan tahun baru di Lapangan Denggung, Sleman pada Senin (1/1/2024)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Momen perayaan tahun baru menjadi ladang cuan bukan hanya bagi pedagang kembang api, namun para pedagang kecil yang menjajakan kuliner. Hanya dalam semalam, para pedagang bisa meraih omzet berkali-kali lipat di momen perayaan tahun baru.
Salah satu pedagang yang dapat berkah perayaan tahun baru adalah Sri Samiasih. Sri yang menjajakan jajanan sempolan itu nampak sibuk bolak-balik menggoreng adonannya. Gerobaknya pun nampak ramai dikelilingi para pengunjung yang ingin menikmati pesta kembang api di Lapangan Denggung.
"Ya alhamdulilah lumayan, meningkat," kata Sri pada Senin (1/1/2024) di momen pergantian tahun baru.
Untuk menggambarkan peningkatannya, Sri yang sehari-hari membawa sekitar 400 tusuk sempolan, di momen tahun baru ini ia bawa adonan dua kali lipat. Saking ramainya pengunjung Lapangan Denggung, bertusuk-tusuk sempolan yang ia bawa nyaris ludes diborong para pembeli.
"Kurang tahu [ini sudah laku berapa] ya, 700-800 habis ini. Biasanya paling 400," ungkapnya.
Dengan harga yang relatif miring, yakni Rp1000 per tusuk, setidaknya Sri bisa membawa pulang uang Rp700.000 - Rp800.000 dalam kurun waktu kurang dari semalam. Jumlah yang cukup menggembirakan bagi pedagang gerobakan seperti Sri.
Pedagang kuliner lain yang ikut merasakan tuah perayaan tahun baru adalah Waluyo. Pedagang bakso tusuk dengan kendaraan motor ini biasanya berjualan di luar Lapangan Denggung. Sehari-hari, Waluyo paling membawa dua kilogram adonan bakso untuk dijajakan. Namun pada momen tahun baru ini, tiga kilogram adonan bakso yang ia bawa hampir tak bersisa dibeli pengunjung.
"Tadi bikin tiga kilo tapi masih tinggal dikit. Biasanya habis dua kilo, ini ada kenaikan," ujarnya.
Omzet dalam perayaan tahun baru cukup lumayan bagi Waluyo. Apalagi dagangannya bisa habis lebih banyak dengan waktu yang lebih cepat. " Ya lumayan, alhamdulillah," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.