Desa Wisata Dipromosikan dengan Tagline Bantul The Original Mataram

Jumali
Jumali Rabu, 03 Januari 2024 16:37 WIB
Desa Wisata Dipromosikan dengan Tagline Bantul The Original Mataram

Wisatawan membajak sawah di Desa Wisata Candran, Bantul/Ist-Dinas Pariwisata Bantul

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul terus berupaya mendorong pengembangan dan promosi desa wisata di wilayah. Salah satunya adalah dengan melakukan branding Bantul The Original Mataram.

Kepala Dispar Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengatakan, Bantul memiliki sejumlah potensi baik heritage, seni dan budaya berbasis lokal yang potensial untuk dikembangkan di desa wisata. Oleh karena itu pihaknya terus mendorong agar potensi itu dikembangkan oleh desa wisata yang ada di Kabupaten Bantul.

Selain itu, Dispar juga berusaha agar desa wisata, tidak hanya menyuguhkan keindahan alam tapi juga storytelling, budaya dan kesenian serta kerajinan yang mendukung tagline Bantul sebagai The Original Mataram. Sehingga wisatawan yang datang akan lebih betah di desa wisata.

"Harapannya, pada 2025, desa wisata iji sudah jadi pasar. Untuk itu, pengembangan berkaitan dengan budaya, kerajinan dan budaya harus mulai dioptimalkan di desa wisata," katanya, Rabu (3/1/2024).

BACA JUGA: Ngeri! Puluhan Ular Masuk Perumahan Warga Gunungkidul

Selain itu, ke depan, setiap desa wisata juga harus punya homestay. Oleh karena itu ke depan, Bantul akan memperbanyak homestay yang layak untuk wisatawan nasional dan internasional. Sebab, hingga awal 2024 ini, Dispar Bantul mencatat baru ada 306 homestay dengan kapasitas 1.030 kamar.

"Sedangkan untuk desa wisata, sampai sat ini baru ada 50 desa wisata. Nanti di 2024, ada tambahan 4 desa wisata. Sedangkan, untuk potensi yang bisa dikembangkan ada 9 wisata," ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online