Importa Bidik Pasar ASEAN setelah Jual 1 Juta Lemari Besi
PT Importa Jaya Abadi membidik ekspansi ke pasar Asia Tenggara setelah memperkuat dominasinya di pasar domestik.
Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI DIY, Sri Purnomo (bertopi). - ist/Sri Purnomo
GUNUNGKIDUL—Kabupaten Gunungkidul menjadi salah satu tujuan populer wisatawan yang berkunjung khususnya di wilayah Provinsi DIY. Tercatat pada tahun 2022, kunjungan wisatawan di Gunungkidul mencapai 2,8 wisatawan.
Jumlah itu didapatkan Kabupaten Gunungkidul dengan mengandalkan berbagai objek wisata mulai dari perbukitan, air terjun, gua hingga yang paling favorit yakni pantai.
Geliat pariwisata yang menunjukkan tren positif, menurut Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI DIY, Sri Purnomo hal itu menjadi modal bagus untuk peningkatan perekonomian bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
"(Peningkatan kunjungan wisata) ini modal bagus buat sektor UMKM. Dengan adanya daya tarik wisata, secara langsung dan tidak langsung pelaku UMKM akan merasakan manfaatnya jika diarahkan dengan baik," ungkap Sri Purnomo melalui keterangan tertulisnya, Rabu (3/1/2024).
BACA JUGA: Ngeri! Puluhan Ular Masuk Perumahan Warga Gunungkidul
Sri Purnomo yang juga sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sleman mengaku siap membantu pengembangan UMKM di wilayah Gunungkidul. Pasalnya, potensi UMKM Gunungkidul telah memiliki jalan lebar untuk mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Jalan lebarnya adalah lewat pariwisata. Saat pariwisata ini sudah menjadi primadona, akan sangat mudah menempatkan produk-produk UMKM untuk ikut laris juga. Fokusnya adalah memastikan packaging itu menarik dan variasi produknya lebih banyak," terang Sri Purnomo.
Selain memanfaatkan lewat sektor pariwisata, pendampingan dan fasilitasi pelaku UMKM oleh pemerintah tentu menjadi tugas tersendiri yang mesti dilakukan secara konsisten. Hal itu, guna memastikan terwujudnya UMKM yang mandiri, dan berinovasi dengan segala kelengkapan legalitasnya.
"Ya tentu harus ada pemberdayaan berkesinambungan, promote, protect dan advance, difasilitasi legalitasnya, didampingi serta diberikan teladan," kata Sri Purnomo. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Importa Jaya Abadi membidik ekspansi ke pasar Asia Tenggara setelah memperkuat dominasinya di pasar domestik.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.
Sekolah Nasional Terintegrasi mulai berjalan di 17 kabupaten/kota pada tahun ajaran 2026-2027 untuk memperluas pemerataan mutu pendidikan.
YIA baru dimanfaatkan sekitar 25% dari kapasitasnya. DIY mempercepat pengembangan koridor Joglosemar untuk mendongkrak wisatawan.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tetap di peringkat kedua dunia usai menjuarai China Open 2026 dan mempertahankan gelarnya.
Sebanyak 412.119 batang rokok ilegal dimusnahkan di DIY. Temuan rokok ilegal tercatat meningkat 10-20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.