Jelang Lawan Persik, PSS Sleman Siapkan Organisasi Permainan
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mewaspadai kolektivitas dan pertahanan Persik Kediri yang baru kebobolan tiga gol dalam lima laga.
Ilustrasi pohon tumbang akibat angin kencang di wilayah Tempel, Sleman, beberapa waktu lalu./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan lebat dan angin kencang yang terjadi pada Kamis (4/1/2024) lalu ternyata tak hanya menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan serta memicu pohon tumbang dan tanah longsor, tetapi juga menyebabkan masyarakat mengalami luka-luka. Setidaknya ada dua warga harus menjalani perawatan lantaran tertimpa genting dan seorang lagi menabrak pohon tumbang.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan mengungkapkan hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang di Kabupaten Sleman mengakibatkan beberapa pohon tumbang hingga longsor.
Tak hanya merusak infrakstruktur milik warga, dampak hujan lebat dan angin kencang juga membuat dua orang luka-luka. Satu orang luka merupakan warga Planggokan, Sendangmulyo, Minggir. Berawal dari pohon yang tumbang, bagian pohon ambruk lantas menimpa rumah. Genting rumah yang ikut jatuh akibat tertimpa pohon lantas mengenai warga. "Di Planggokan, pohon menimpa rumah dan menimpa orang," kata dia, Jumat (5/1/2024).
BACA JUGA: BPBD Sleman Catat 104 Titik Terdampak Hujan Lebat dan Angin Kencang, Terparah di Kapanewon Minggi
Akibat insiden ini, korban menderita luka dibagian kepala. Korban lalu dirujuk rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. "Satu warga Planggokan, Sendangmulyo tertimpa genting luka ringan di bagian kepala. Ditunjuk ke RS Klepu untuk rawat jalan," tandasnya.
Korban lainnya akibat hujan dan angin kencang diderita warga Watukarung, Margoagung, Seyegan. Korban yang tengah berkendara menabrak pohon yang tumbang oleh angin kencang. Akibatnya korban mengalami patah tulang hingga menjalani rawat inap sementara di Sudirman. "Satu warga Gatak, Watukarung, Margoagung Seyegan menabrak pohon tumbang, luka patah kaki rawat inap di RSUD Sleman," tegas Makwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mewaspadai kolektivitas dan pertahanan Persik Kediri yang baru kebobolan tiga gol dalam lima laga.
Kemnaker memverifikasi mitra Magang Nasional Batch 3 hingga 30 Oktober 2026. Simak jadwal lowongan, pendaftaran, seleksi, dan mulai magang.
Pemkab Sleman mengimbau orang tua mengawasi anak agar tetap belajar dan tidak terlibat mobilisasi massa menjelang isu demo 28 Oktober 2026.
Arsitektur bukan sekadar persoalan bentuk dan tampilan bangunan. Cara seseorang bergerak, memperhatikan lingkungan, hingga merasakan suasana dalam sebuah ruang
Mahasiswa UJB dan UNY mempelajari pengolahan sampah plastik residu menjadi bahan bakar cair dan briket di Bank Sampah Berlian 08, Tompeyan, Jogja.
Cek daftar harga BBM 28 Oktober 2026 di Pertamina, Shell, Vivo, dan BP-AKR. Pertamax Green 95 Rp19.150 per liter, ini harga lengkapnya.