Kebakaran di Ngaglik Sleman Hanguskan 6 Kendaraan, Kerugian Rp1,5 Miliar
Kebakaran di Ngaglik Sleman menghanguskan enam kendaraan dan sejumlah perabotan. Kerugian ditaksir Rp1,5 miliar, pemilik rumah terluka.
Ilustrasi pohon tumbang akibat angin kencang di wilayah Tempel, Sleman, beberapa waktu lalu./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan lebat dan angin kencang yang terjadi pada Kamis (4/1/2024) lalu ternyata tak hanya menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan serta memicu pohon tumbang dan tanah longsor, tetapi juga menyebabkan masyarakat mengalami luka-luka. Setidaknya ada dua warga harus menjalani perawatan lantaran tertimpa genting dan seorang lagi menabrak pohon tumbang.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan mengungkapkan hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang di Kabupaten Sleman mengakibatkan beberapa pohon tumbang hingga longsor.
Tak hanya merusak infrakstruktur milik warga, dampak hujan lebat dan angin kencang juga membuat dua orang luka-luka. Satu orang luka merupakan warga Planggokan, Sendangmulyo, Minggir. Berawal dari pohon yang tumbang, bagian pohon ambruk lantas menimpa rumah. Genting rumah yang ikut jatuh akibat tertimpa pohon lantas mengenai warga. "Di Planggokan, pohon menimpa rumah dan menimpa orang," kata dia, Jumat (5/1/2024).
BACA JUGA: BPBD Sleman Catat 104 Titik Terdampak Hujan Lebat dan Angin Kencang, Terparah di Kapanewon Minggi
Akibat insiden ini, korban menderita luka dibagian kepala. Korban lalu dirujuk rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. "Satu warga Planggokan, Sendangmulyo tertimpa genting luka ringan di bagian kepala. Ditunjuk ke RS Klepu untuk rawat jalan," tandasnya.
Korban lainnya akibat hujan dan angin kencang diderita warga Watukarung, Margoagung, Seyegan. Korban yang tengah berkendara menabrak pohon yang tumbang oleh angin kencang. Akibatnya korban mengalami patah tulang hingga menjalani rawat inap sementara di Sudirman. "Satu warga Gatak, Watukarung, Margoagung Seyegan menabrak pohon tumbang, luka patah kaki rawat inap di RSUD Sleman," tegas Makwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran di Ngaglik Sleman menghanguskan enam kendaraan dan sejumlah perabotan. Kerugian ditaksir Rp1,5 miliar, pemilik rumah terluka.
Sapi milik warga Panggang, Gunungkidul, ditemukan mati di ladang. Bagian paha hilang dan polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.
Upaya penanganan kemiskinan secara terpadu yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menuai berbagai apresiasi dari berbagai pihak.
Menpora Erick Thohir meminta tim bulu tangkis Indonesia fokus menghadapi Asian Games 2026 dengan target emas beregu putra.
POJK 6/2026 mengatur influencer keuangan agar tidak menjanjikan kepastian keuntungan dan wajib menyampaikan informasi secara jujur.
Bimbel di Jogja kebanjiran peminat setelah TKA membuat persaingan masuk sekolah favorit semakin ketat.