Gunungketur Jogja Libatkan UMKM Lokal dalam Program PMT Stunting
Gunungketur mengalokasikan Dana Keistimewaan Rp120 juta untuk program PMT dengan melibatkan UMKM lokal demi penanganan stunting dan ekonomi warga
Pertanian - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto menegaskan bahwa regenerasi petani di Bumi Handayani perlu dilakukan. Menurut dia, sektor pertanian memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.
"Penting kiranya bagaimana kita mengedukasi anak-anak sebagai generasi penerus kita untuk regenerasi petani terutama petani muda," kata Heri dalam keterangan tertulis, Jumat (5/1/2023).
Heri menambahkan Pemkab Gunungkidul perlu melakukan pemetaan dan intervensi pendidikan pembelajaran pertanian sedini mungkin. Dengan begitu anak-anak akan memiliki minat terhadap sektor pertanian, bukan hanya pertanian tradisional namun juga modern.
Dia menegaskan sektor pertanian harus digarap dengan mendasarkan pada orientasi keuntungan atau profit oriented. Dengan itu, kehidupan sebagai seorang petani dapat memberikan jaminan kesejahteraan.
BACA JUGA: Ini Perkembangan Proyek JJLS Kelok 18, Kejar Target Operasional 2025
“Sebab itu kita perlu mendidik anak-anak kita menjadi petani milenial yang tangguh, petani itu keren," katanya.
Heri menginginkan kegiatan seperti penanaman benih sayur seperti kacang panjang di lingkungan sekolah di seluruh Gunungkidul. Hal tersebut telah dilakukan di SDN Gunung Gambar.
Kepala Sekolah SD Gunung Gambar, Jayusman mengatakan pihaknya memiliki program kebun sekolah. Program itu telah berjalan selama dua tahun.
"Kita laksanakan setiap hari Jum'at pagi dan anak-anak juga sangat senang dan antusias dalam mengikuti kegiatan petani sejak dini ini," kata Jayusman.
Jayusman mengaku ide dasar progam tersebut adalah untuk menanamkan rasa cinta bertani, tidak malu dan tidak jijik untuk bertana. Bahkan dengan senang hati melakukan kegiatan bertani.
"Ke depan harapan kami para murid bisa meneruskan kegiatan bertani. Tapi tidak hanya bertani tetapi juga benar-benar menjadi petani, untuk kegiatannya tidak hanya saat menanam tetapi juga kita ajarkan dari saat mengolah tanah, merawat hingga proses penjualannya meskipun baru skala kecil," katanya.
Sebelumnya, Sekda Gunungkidul, Sri Suhartanta mengatakan sektor pertanian masih menjadi penopang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Gunungkidul.
“Sektor pertanian berkontribusi di PDRB sekitar 25 persen. Memang sektor itu masih menjadi daya dukung ekonomi,” kata Suhartanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungketur mengalokasikan Dana Keistimewaan Rp120 juta untuk program PMT dengan melibatkan UMKM lokal demi penanganan stunting dan ekonomi warga
Polda DIY menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional saat aksi pemuda dan mahasiswa pada 28 Oktober 2026. Jalan tetap dibuka jika arus normal.
Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu Menlu Singapura Vivian Balakrishnan setelah kedua negara membahas penanganan karhutla.
GKR Mangkubumi mengajak warga menjaga Jogja tetap damai saat aksi 28 Oktober. Satpol PP DIY menegaskan tugas Jaga Warga menjaga lingkungan.
Pegadaian meraih The Finance Special Award 2026 kategori The Most Innovative Digital Transformation berkat inovasi layanan digital dan penguatan inklusi keuanga
Pakar PBB mendesak Meta menjamin kebebasan berekspresi selama pemilu Brasil di tengah laporan pembatasan konten politik.