Festival Jeron Beteng Jogja, Ada Layang-Layang hingga Pawai Ogoh-Ogoh
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dugaan praktik kekerasan seksual terjadi di Kota Jogja. Hal ini diketahui berdasarkan laporan seorang kepala sekolah salah satu SD swasta di Kota Jogja ke Unit PPA Polresta Jogja, Senin (8/1/2023). Kepala sekolah tersebut datang bersama kuasa hukumnya untuk melaporkan dugaan kejadian kekerasan seksual yang dialami oleh 15 siswanya.
Menanggapi hal tersebut, anggota Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Jogja Baharrudin Kamba meminta Satgas Anti Kekerasan Seksual yang ada di masing-masing sekolah untuk lebih serius dalam mencegah terjadinya peristiwa kekerasan seksual.
Ini berlaku di semua sekolah, tak terkecuali bagi sekolah negeri maupun swasta. Bagi Kamba, kekerasan seksual tak boleh terjadi di lingkungan sekolah dengan dalih apapun. "Karena itu perlu adanya pencegahan sedini mungkin. Aksi kekerasan seksual tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun," ujarnya, Senin.
Kamba menambahkan, penting bagi sekolah untuk menerapkan sistem atau mekanisme pengaduan jika ada tindakan kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan sekolah. Aduan itu selanjutnya juga harus direspons dengan cepat dan tepat. "Jangan sampai dengan alasan demi nama baik sekolah, saat terjadi tindakan kekerasan seksual sekolah justru menutup-tutupinya," imbuhnya.
BACA JUGA: Lakukan Pelecehan Seksual, 3 PNS di Gunungkidul Disanksi Turun Pangkat
Jika sampai terjadi, maka pelaku kekerasan seksual terhadap anak harus diproses hukum. Tentunya secara transparan dan adil agar memberikan efek jera.
Kamba mengatakan dari sisi korban juga perlu adanya pendampingan psikologi. Ini agar tak terjadi trauma berkepanjangan pada korban anak. "Forpi Kota Jogja menyesalkan kasus dugaan kekerasan seksual terjadi di lingkungan sekolah swasta yang ada di Kota Jogja sebagai kota pelajar. Semoga kasus ini yang terakhir," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.
Jadwal bola malam ini 21-22 Mei 2026 menghadirkan duel penentuan juara Liga Arab Saudi antara Al-Nassr dan Al-Hilal.
Pemda DIY matangkan penataan eks Parkir ABA dan Panggung Krapyak dengan konsep ruang hijau minim bangunan, RTH ditargetkan mulai 2026.
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Bukan cuma gaya menyetir, ini 8 faktor teknis seperti tekanan ban, oli, hingga modifikasi pelek yang bikin mobil boros BBM. Simak tips solusinya.