Kasus Kematian Naura di RSUD Prambanan Berakhir Damai
Kasus kematian Naura di RSUD Prambanan disepakati selesai secara damai. Keluarga menerima penjelasan medis dan akan mencabut laporan ke Polda DIY.
Ilustrasi gedung sekolah rusak - JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Menghadapi musim hujan dan cuaca ekstrem, belasan sekolah rusak berat di Sleman rampung direhabilitasi. Selanjutnya pada 2024, sekolah dengan kerusakan ringan hingga sedang giliran bakal menjadi prioritas perbaikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana mengungkapkan langkah pemetaan dan penanganan sekolah rusak berat telah digulirkan pada 2023. Hasilnya belasan sekolah masuk dalam kategori rusak berat menjalani rehabilitasi tahun lalu.
"Kisarannya yang rusak berat itu ya sekitar 10-15 lah kemarin yang ditangani, yang rusak berat sudah ditangani," ungkap Ery dikutip pada Rabu (10/1/2024).
Dalam hal ini, sekolah yang masuk kategori rusak berat memiliki aspek kerusakan berbahaya di bangunannya. Di antaranya seperti rusak bagian usuk hingga gording yang meleyot. Dua kerusakan ini sangat berbahaya bila bangunan diterpa cuaca ekstrem lantaran atapnya rawan roboh.
"Usuknya rapuh atau misalkan gordingnya sudah agak meleyot dan sebagainya, itu sudah kita petakan," tandasnya.
Baca Juga
Bangunan Sekolah Rusak dan Membahayakan, Siswa SD di Bantul Ini Belajar di Kantin
Belasan Gedung Sekolah Direhabilitasi di Jogja, Rerata Rusak Ringan
Dampak Gempa Bumi, 29 Bangunan Sekolah di Bantul Rusak
Sekolah dengan kategori rusak berat menjadi prioritas rehab pada 2023. Ery menegaskan rehabilitasi semua sekolah yang rusak berat dan membahayakan telah rampung dieksekusi.
"Kemarin-kemarin itu kita sudah memetakan, sekolah-sekolah yang mengkawatirkan rusak berat itu, insyaallah sudah kita rehab semua. Kemudian nanti akan kita teruskan di 2024 ini," lanjutnya.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, rehabilitasi di 2024 akan berfokus pada sekolah yang mengalami rusak sedang hingga ringan. Salah satu contohnya sekolah yang plafon-plafon ruangannya rusak. "Nanti kita teruskan yang mungkin kerusakannya tidak seberat yang sudah kita tangani kemarin," ungkap Ery.
Kendati demikian Ery menegaskan bila perbaikan akan tetap dilakukan bila ada sekolah yang mengalami rusak berat dalam musim penghujan kali ini.
"Kalau yang sifatnya darurat, itu langsung kita tangani kalau memang darurat. Seperti kemarin ada sekolah yang plafonnya ambrol itu langsung kita prioritaskan kita tangani untuk diperbaiki," tegasnya.
Hujan dan angin kencang yang menerpa Sleman pekan lalu sempat membuat ratusan kerusakan di Sleman. Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan mengungkapkan pohon tumbang menjadi dampak paling banyak yang ditimbulkan dari angin kencang. Dampaknya beragam, ada yang menimpa rumah, menimpa pos ronda, menimpa gudang maupun kandang, hingga menutup akses jalan.
"Hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang di Kabupaten Sleman mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan longsor," kata Makwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kematian Naura di RSUD Prambanan disepakati selesai secara damai. Keluarga menerima penjelasan medis dan akan mencabut laporan ke Polda DIY.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 5 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Skandal kecurangan ujian PNS Thailand menyeret 5.814 pegawai negeri yang terancam diskors. Tiga tersangka telah ditangkap dalam kasus dugaan suap dan manipulasi
Harga BBM diesel naik? Simak 6 tips merawat mesin diesel agar tetap irit, bertenaga, dan terhindar dari kerusakan yang bisa meningkatkan biaya operasional.
New York dinobatkan sebagai kota pariwisata paling menarik di dunia 2026 versi Yanolja Research. Bangkok menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara di 10 besar.
Sebanyak 157 migran diselamatkan setelah perahu yang mereka tumpangi terbakar saat menyeberangi Selat Inggris menuju Inggris. Tidak ada korban jiwa dalam inside