Finis ke-8 di Moto3 Catalunya, Veda Ega Akui Sempat Terlalu Memaksakan
Veda Ega Pratama finis kedelapan di Moto3 Catalunya 2026 meski start dari posisi 20 dan tetap bertahan di lima besar klasemen.
Foto ilustrasi. /Antara Foto-Irwansyah Putra
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul mengajukan sebanyak 800an calon pegawai dengan perjanjian kerja (PPPK) dan calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada 2024 ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Ratusan CPNS dan PPPK tersebut akan mengisi sejumlah formasi di berbagai organisasi pegawai pemerintah (OPD) di Bantul.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Bantul, Isa Budi Hartomo, mengungkapkan jumlah ASN di Bantul saat ini mencapai 8.100 orang. Sedangkan kebutuhan ASN sebanyak 11.800 orang. Artinya masih kurang sekirar 3.700 orang.
"Sedangkan pada 2024, ada sebanyak 300 ASN di Bantul pensiun," kata Isa, Kamis (11/1/2024).
Untuk itu, pada 2024 Bantul kekurangan sebanyak 4.000 orang ASN. Sementara dari jumlah kebutuhan tersebut, Isa mengaku Pemkab Bantul akan mengajukan 800 calon PPPK dan CASN tahun ini.
"Untuk formasinya, kami masih memetakan kebutuhan di masing-masing OPD," terang Isa.
Selain itu, mantan Kepala Bappeda Bantul itu mengaku sampai saat ini juga belum mendapatarahan lebih lanjut terkait lowongan CPNS dan PPPK dari pemerintah pusat. Pihaknya hanya menerima surat dari pemerintah pusat terkait pengajuan CPNS dan PPPK.
"Sementara pengajuan jumlah yang dibutuhkan harus masuk pada akhir Januari ini. Untuk itu kami ajukan sejumlah itu ke pemerintah pusat," ungkap Isa.
BACA JUGA: Dinkes Bantul Berharap ke Depan Akan Lebih Banyak Tenaga PPPK
Hampir sama tahun lalu
Lebih lanjut Isa mengakui jika jumlah 800 calon PPPK dan CPNS tahun ini hampir sama dengan pengajuan tahun lalu. Di mana, pada 2023, Pemkab Bantul mengajukkan 844 formasi, dan disetujui sebanyak 819 formasi.
"Tahun lalu sekitar segitu. Untuk itu, tahun ini kami ajukan sekitar 800 sampai 900an ke pemerintah pusat. Tinggal nanti berapa yang akan disetujui oleh pusat," jelas Isa.
Sementara Sekretaris BKPSDM Bantul Triyanto mengatakan 844 formasi yang diajukan dan disetujui sebanyak 819 formasi oleh pemerintah pusat pada 2023 itu terdiri dari tenaga pendidik 466 orang, tenaga kesehatan 268 orang dan tenaga teknis 85 orang.
"Semuanya adalah kategori PPPK," kata Triyanto.
Diakui, Triyanto jumlah formasi yang diajukan tersebut masih belum bisa memenuhi kekurangan pegawai di Pemkab Bantul. Akan tetapi, disesuaikan dengan kemampuan anggaran.
"Semua disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama finis kedelapan di Moto3 Catalunya 2026 meski start dari posisi 20 dan tetap bertahan di lima besar klasemen.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.
Sam Altman mengungkap Gen Z kini memakai ChatGPT sebagai penasihat hidup, berbeda dengan generasi tua yang masih menggunakannya seperti Google.
Jadwal bola malam ini 18-19 Mei 2026 menghadirkan Arsenal vs Burnley, semifinal Liga Arab Saudi, hingga La Liga 2 Spanyol.