Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
TRC BPBD Sleman bersama relawan kebencanaan mengevakuasi pohon yang tumbang di jalan usai hujan lebat dan angin kencang melanda Sleman, Minggu (21/1/2024). Ist/bpdbsleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi pada Minggu (21/1/2024) di wilayah Sleman mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan longsor.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Makwan mengatakan hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi pada Minggu dini hari menyebabkan sejumlah pohon kembali tumbang. Di Kapanewon Cangkringan dilaporkan delapan titik pohon yang tumbang baik di Umbulharjo, Glagaharjo maupun di Argomulyo.
BACA JUGA: Dampak Siklon Tropis Anggrek, Sejumlah Pohon di Wilayah Sleman Tumbang
Selain menimpa rumah, pohon yang bertumbangan akibat peristiwa itu menyebabkan akses jalan warga tertutup dan menimpa jaringan listrik. Seperti Dusun Gading dan Singlar, Glagaharjo, Cangkringan.
"Ada juga pohon akasia yang tumbang menimpa rumah warga di Umbulharjo. Di Srunen, Glagaharjo ada atap warung, atap garasi asbes dan seng terbawa angin kencang," katanya.
Selain di Kapanewon Cangkringan, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Kalimati Tirtomartani Kalasan. Pohon tumbang menimpa jaringan listrik. Selain itu, peristiwa yang sama terjadi jalan Berbah-Prambanan, Sumberkidul, Kalitirto, Berbah.
"Di Berbah ini ada pohon menutup akses jalan dan menimpa pengendara motor. Korban atas nama Eko Suwadi dalam kondisi sadar dan luka ringan dan langsung dibawa pulang oleh keluarganya," paparnya.
Longsor
Makwan menjelaskan, selain bencana pohon rumbang, hujan yang terjadi akhir-akhir ini menyebabkan bencana longsor di Kapanewon Mlati. Sebuah talud longsor menimpa bangunan Universitas Mahakarya Asia di Glondong RT 01 RW 18, Sendangadi, Mlati.
Bencana longsor juga terjadi di Kapanewon Turi. Tepatnya di Ngumbul RT 3 RW 26, Bangunkerto, Turi. "Akibat hujan deras membuat rumah roboh akibat pondasi rapuh," katanya.
Hingga kini, BPBD Sleman terus melakukan assesmen data korban bencana. Selain berkoordinasi dengan instansi terkait, Tim Reaksi Cepat BPBD Sleman beserta relawan bencana melakukan pemotongan pohon dan distribusi bantuan darurat.
BACA JUGA: Ada Siklon Tropis Anggrek, Potensi Cuaca Ekstrem Membayangi Wilayah DIY
Meskipun tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut, Makwan menghimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana. "Mengingat hujan terus menerus sepanjang waktu menjadikan tanah permukaan gembur, daya cengkram akar pohom jadi lemah, potensi pohon yang rindang mudah tumbang kena angin. Jadi mohon kewaspadaan terutama perindang jalan dan yang dekat permukiman," kata Makwan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Paus Leo XIV kembali menyerukan perdamaian di Timur Tengah dan mendesak semua pihak segera membuka kembali jalur dialog dan diplomasi.
Donald Trump membuka peluang kesepakatan damai dengan Iran, tetapi AS mengancam akan kembali menyerang jika negosiasi gagal.
KPK mendalami temuan uang di rumah Plt Gubernur Riau dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan di Pemprov Riau.
Toy Story 5 dikabarkan menembus pendapatan global lebih dari USD1 miliar dan menjadi salah satu film terlaris 2026. Kesuksesan ini memperpanjang rekor waralaba
Ibu dan dua anak di Wates, Kulonprogo, tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang saat mengendarai sepeda motor. Ketiganya dilarikan ke RSUD Wates.