BMKG: MJO Picu Pertumbuhan Awan Hujan di DIY, Wilayah Utara Harus Waspada
MJO melintasi Pulau Jawa dan meningkatkan potensi awan hujan di DIY. BMKG mengingatkan warga waspada hujan sedang hingga lebat.
Suasana Pembinaan Jemaah Haji Cadangan Kulonprogo, Senin (29/1/2024)./Istimewa-Kemenag Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kabar gembira datang untuk jemaah haji cadangan asal Kulonprogo di awal tahun ini. Kantor Kementerian Agama Kulonprogo mengungkap adanya kemungkinan jemaah haji cadangan bisa diberangkatkan tahun ini.
Kepala Kankemenag Kulonprogo, Wahib Jamil mengungkapkan menjadi jemaah haji cadangan termasuk sebuah anugerah yang harus disyukuri. Apalagi ada kemungkinan untuk bisa diberangkatkan.
Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, kata Jamil, jemaah haji cadangan asal Kulonprogo bisa diberangkatkan ke Tanah Suci menggantikan jemaah haji kuota reguler.
"Bapak-ibu jangan berkecil hati dinyatakan sebagai jemaah haji cadangan, akan tetapi harus bersyukur. Karena pada pengalaman haji di tahun lalu untuk di Kulonprogo, pada akhirnya jemaah haji cadangan bisa diberangkatkan di tahun itu juga," kata Jamil di aula Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) pada Senin (29/1/2024).
Jemaah haji cadangan berkesempatan berangkat lantaran setiap tahunnya ada jemaah haji dari kuota reguler yang tidak melunasi biaya haji. Kesempatan ini lah yang selanjutnya bisa dipakai jemaah haji cadangan untuk berangkat ke Tanah Suci.
"Ujian bagi calon jemaah haji bermacam-macam, mulai dari materi, keluarga, bahkan kesehatan. Sehingga kita hanya bisa bertawakal dan berusaha agar diberikan yang terbaik oleh Allah SWT. Pelaksanaan haji mempunyai regulasi dari Kementerian Agama. Sehingga jalani saja prosesnya, maka Insyaallah akan dimudahkan semuanya," imbuhnya.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag DIY, Aidi Johansyah menilai jemaah haji cadangan merupakan jamaah yang istimewa baginya. Karena walaupun statusnya cadangan, akan tetapi mereka berpeluang untuk diberangkatkan ke tanah suci.
Pada tahun ini, kuota jemaah haji DIY sebesar 3147 jemaah. Dari total tersebut, sebanyak 30% atau 944 kuota akan diperuntukkan bagi jemaah cadangan.
"Untuk kuota jemaah haji cadangan di Kulonprogo sebesar 95 jemaah. Sampai saat ini jemaah kuota reguler yang telah melakukan pelunasan di angka 50 persen dan untuk jemaah cadangan yang telah melunasi sebesar 139 jamaah dari 944 jamaah cadangan. Angka ini masih cenderung kecil," jelasnya.
BACA JUGA: Pembangunan Asrama Haji di Kulonprogo Diminta Dipercepat
Merujuk pada angka tersebut, Aidi menilai jemaah haji cadangan mempunyai peluang untuk diberangkatkan tahun ini. Karena setiap tahun ada jemaah haji reguler yang tidak melakukan pelunasan karena satu dan lain hal.
"Untuk itu sebagai jamaah haji cadangan tidaklah berkecil hati. Bagi yang sudah istitha’ah, maka segeralah untuk melakukan pelunasan biaya haji di tahap pertama yang akan berakhir pada 12 Februari 2024. Belum lagi nanti akan ada penambahan kuota di tiap daerah, maka pesan kami segera saja melakukan pelunasan dan semoga kita diberikan kemudahan oleh Allah SWT," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MJO melintasi Pulau Jawa dan meningkatkan potensi awan hujan di DIY. BMKG mengingatkan warga waspada hujan sedang hingga lebat.
IHSG ditutup menguat 0,31% ke 5.282,31 mengikuti bursa Asia. Saham kesehatan memimpin kenaikan, sedangkan sektor infrastruktur melemah.
Gunungkidul menjadi percontohan nasional PPKH dengan penguatan layanan kesehatan jiwa, dukungan keluarga, pendidikan, dan olahraga.
Polresta Sleman mengungkap dugaan perakitan senjata api ilegal di Turi dan mengamankan dua tersangka serta sejumlah senjata dan amunisi.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mundur dari Hylo Open 2026 setelah Daniel mengalami nyeri lutut kiri saat latihan.
KPK menggeledah kantor Bea Cukai Kudus dan PT Djarum dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi importasi barang.