Paguyuban Becak Motor Antusias Sambut Operasional Becak Listrik di Malioboro

Yosef Leon
Yosef Leon Sabtu, 03 Februari 2024 15:07 WIB
Paguyuban Becak Motor Antusias Sambut Operasional Becak Listrik di Malioboro

Peresmian Becak Listrik oleh KGPAA Paku Alam X didampngi oleh Pj Walikota Singgih Raharjo dan pejabat Dinas Perhubungan DIY, Sabtu (23/12/2023). Istimewa\r\n\r\n 

Harianjogja.com, JOGJA - Paguyuban Becak Motor Yogyakarta (PBMY) menyambut baik rencana Pemda DIY yang akan mengoperasionalkan secara penuh becak listrik di kawasan Malioboro dalam waktu dekat ini. Kebijakan itu disebut telah ditunggu sejak lama dan akhirnya bisa terealisasi di kawasan setempat. 

Ketua PBMY Parmin mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan sosialisasi terkait operasional becak listrik itu. Rencana ini, kata dia merupakan kebijakan yang sudah lama dinanti oleh para pebecak motor di Jogja.

"Kami sangat senang karena selama hampir 20 tahun ketika kami sowan itu belum ada tindak lanjut akhirnya pemerintah sudah beri lampu hijau tentang becak listrik ini," katanya, Sabtu (3/2/2024). 

Parmin menyampaikan, sebelum dioperasionalkan para pebecak sudah mencoba 16 purwarupa atau prototipe dari becak itu dan kemudian dipilih satu yang paling nyaman digunakan. Becak tersebut kemudian diproduksi secara massal sebanyak 50 unit terlebih dahulu untuk uji coba.  

"Tetap antusias dan sangat senang sekali untuk mencoba operasional perdana nanti di Malioboro," katanya. 

Menurut Parmin, becak ini nantinya bisa mengurangi kepadatan di kawasan Malioboro. Selain itu juga menghemat konsumsi bahan bakar bagi pebecak lantaran sepenuhnya menggunakan listrik. 

"Kami optimistis operasional akan berjalan sukses karena semua anggota menyambut positif kebijakan ini," ujarnya. 

BACA JUGA: Becak Listrik Mulai Beroperasi pada Februari 2024, Diawali dari Malioboro

Pihaknya sudah menginstruksikan kepada tiga koperasi binaan yang dibentuk Dinas Perhubungan DIY untuk segera menyusun proposal agar becak tersebut bisa dihibahkan dan kemudian dioperasionalkan. 

"Kalau tidak salah semua becak motor akan dapat semua yang 50 unit itu, karena saya setiap audiensi selalu minta anggota kami dapat semua," jelasnya. 

Mengenai anggota yang dipilih untuk mendapatkan hibah becak listrik, Parmin menyebut pemilihan sepenuhnya dilakukan oleh pengurus koperasi. Pihaknya juga mengimbau kepada para anggota yang tidak mendapat agar tidak cemburu. 

"Itu kebijakan dari pengurus, yang belum dapat kami minta jangan ada cemburu sosial, karena itu hanya tahap uji coba. Pengurus sepertinya juga sudah siapkan orang yang akan dapat becak itu," katanya. 

Sebelumnya, Pemda DIY bakal mengoperasionalkan penuh becak listrik di kawasan Malioboro pada Februari mendatang. Untuk tahap awal sebanyak 50 becak akan dihibahkan kepada koperasi becak motor (bentor) dengan skema satu becak listrik ditukar dengan dua bentor. Program ini merupakan salah satu upaya menjaga Sumbu Filosofi yang ditetapkan sebagai warisan budaya dunia. 

Becak listrik ini dilengkapi dengan fitur pedal assist sehingga gowesan atau kayuhan akan terasa sangat ringan. Setelah pengendara mengayuh pedal sebanyak 1 putaran teknologi listrik pada becak ini akan aktif. Dinamo akan menyala dan membantu menggerakkan roda. Dengan demikian, tukang becak kayuh bisa lebih mudah mengantarkan penumpang. 

"Kita punya target Februari bisa jalan, nanti kami pakai mekanisme hibah kepada koperasi yang sudah dibentuk," kata Plh Kepala Dinas Perhubungan DIY Sumariyoto, Sabtu (27/1/2024).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online