UMK Gunungkidul 2026 Rp2,46 Juta, Berapa Besaran Tahun Depan?
Komisi D DPRD Gunungkidul berharap UMK 2027 disesuaikan dengan biaya hidup, kemampuan perusahaan, dan formula pengupahan yang berlaku.
Kampanye pemilu - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY mengaku menerjunkan satuan tugas perlindungan perempuan dan anak (Satgas PPA) untuk mengantisipasi dan mengawal adanya keterlibatan anak dalam kampanye Pemilu 2024.
Kepala DP3AP2 DIY, Erlina Hidayati Sumardi mengatakan dalam aturan, anak-anak memang tidak boleh dilibatkan dalam kampanye Pemilu.
Maka pihaknya bersama Satgas PPA akan memastikan agar anak tidak dilibatkan dalam kampanye Pemilu. Selain itu petugas Bawaslu juga ikut mengawal soal fenomena tersebut. "Sampai sekarang belum ada laporan pelanggaran dari satgas saya," ujarnya, Senin (5/2/2024).
Menurut Erlina pada Pemilu sebelumnya memang ada temuan terkait dengan keterlibatan anak dalam proses kampanye. Hal itu dikarenakan Pemilu 2019 suasana dan kondisinya cukup riuh dan tergolong besar. Fenomena itu kemudian menarik antusiasme anak-anak sehingga mereka ikut serta dalam proses kampanye Pemilu.
"Kemudian juga anak-anak diajak orang tuanya karena enggak mau ditinggal. Tahun ini tampaknya edukasinya sudah semakin baik. Pengawasannya juga sudah semakin baik dan tidak begitu brutal ya kalau dibandingkan kampanye lima tahun lalu," jelasnya.
Erlina menambahkan, jika di lapangan ditemukan keterlibatan anak dalam proses kampanye hal itu akan langsung ditangani oleh petugas. Satgas PPA, kata dia juga sudah dibekali dengan pengetahuan khusus ketika melihat adanya anak-anak yang terlibat dalam kampanye Pemilu.
"Kami mengimbau orang tua untuk memahami hak-hak anak, anak itu punya hak untuk tumbuh kembang dengan baik. Kemudian juga terlindungi dari kekerasan sementara di dalam kampanye itu belum tentu anak terlindungi," pungkasnya.
BACA JUGA: Sampah dari Alat Peraga Kampanye di DIY Diprediksi Capai 160 Ton
Sebelumnya, Bawaslu DIY menyatakan pelibatan anak dalam kampanye juga cukup marak di lapangan. Apalagi di masa kampanye rapat akbar. Ketua Bawaslu DIY Mohammad Najib menyebutkan, belum ada laporan mengenai kampanye dengan melibatkan anak kepada pihaknya. Namun pihaknya tetap melakukan mitigasi dan pencegahan.
"Mitigasi kita arahkan agar anak-anak dikelompokkan di luar arena kampanye. Misalnya di gedung kampanyenya, tapi kalau terjadi banyak di pertemuan terbatas maka kita minta pelaksanaannya untuk anak-anak didudukkan diluar gedung sehingga tidak terlibat langsung," urainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi D DPRD Gunungkidul berharap UMK 2027 disesuaikan dengan biaya hidup, kemampuan perusahaan, dan formula pengupahan yang berlaku.
Noah Wyle meraih gelar Sexiest Man Alive 2026 dari People. Aktor serial ER itu mengaku terkejut dan berseloroh soal reaksi keluarganya.
DPRD Kota Jogja mendorong IKM beradaptasi saat daya beli melemah, sementara perbankan perlu berhati-hati menyalurkan kredit usaha.
Astra memberikan apresiasi kepada generasi muda inspiratif melalui 17th SATU Indonesia Awards 2026 dan meluncurkan tujuh inisiatif kontribusi sosial
Harga jagung pakan mencapai Rp8.000/kg dan DOC layer anjlok. Pinsar memperingatkan risiko kelangkaan telur saat Nataru dan Lebaran.
Didik Nini Thowok mengingatkan generasi muda untuk memegang filosofi napak lemah, menjaga jati diri budaya, dan tidak melupakan sejarah.