Padat Karya Sleman 2026 Berlanjut, BKK DIY Masuk Tahap Ketiga
Padat Karya Sleman 2026 tak mendapat tambahan APBD Perubahan. Program BKK DIY masih berlanjut hingga tahap ketiga pada Oktober-November.
Petugas Pemadam Kebakaran BPBD Gunungkidul sedang melakukan peninjauan lokasi pabrik tahu yang hancur akibat ketel uap meledak di Padukuhan Karangasem, Kalurahan Mulo, Wonosari, Gunungkidul pada Senin (12/2/2024). /Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ledakan terjadi di Pabrik Tahu. Tutup ketel uap seberat 50 kilogram terlontar sejauh 300 meter dan menimpa rumah warga Padukuhan Karangasem, Kalurahan Mulo, Wonosari, Gunungkidul bernama Pawiro Suroso, 70 pada Senin (12/2/2024) sekitar pukul 18.30 WIB. Lontaran tutup ketel tersebut diiringi ledakan ketel uap yang menyebabkan separuh bangunan produksi tahu hancur.
Anggota TRC BPBD Gunungkidul, Wasesa mengatakan kejadian berawal ketika aktivitas produksi tahu miliki Sugiyono sedang beroperasi. Lupa membuka kran pembuangan ketel uap, akhirnya ketel tersebut meledak. Atap ukuran 6 X 8 meter rusak. Rangka atap tersebut merupakan baja ringan dan dengan atap berupa asbes.
BACA JUGA : Dua Ledakan di Iran Tewaskan 73 Orang
“Tutup ketel uap seberat 50 kilogram akhirnya terlontar sejauh 300 meter dan menimpa atap rumah Pawiro Suroso,” kata Wasesa ditemui di tempat kejadian, Senin (12/2/2024).
Wasesa menambahkan tutup ketel tersebut menimpa bagian belakang rumah dekat dengan kamar mandi. Kerugian yang terjadi untuk rumah Pawiro mencapai Rp5 juta.
Warga sekitar, Gumreg mengaku dia mendengar ledakan sebelum tutup panci tersebut menimpa rumah Pawiro Suroso. Dalam satu rumah tersebut ada dua kepala keluarga (KK) dengan lima penghuni.
“Ledakannya keras sekali. Saya sangka dari Pom Bensin. Warga sempat ramai-ramai ke Pom tapi tidak terjadi apa-apa,” kata Gumreg. Setidaknya suara ledakan dapat mencapai radius lebih dari 2 kilometer.
Menurut Pawiro Suroso, tutup ketel tersebut jatuh menimpa atap belakang dan masuk ke dalam rumah dalam kondisi masih panas dan berwarna merah di beberapa bagian. Dia sempat mengukur ketebalan tutup ketel tersebut, sekitar 2 centimeter. “Saya kira itu septic tank,” kata Pawiro.
BACA JGA : Tanggap Darurat Diterapkan usai Ledakan Tungku Smelter PT ITSS Morowali
Pantauan Harianjogja.com di lokasi pabrik tahu, pabrik tersebut berada di samping rumah. Setengah dari atap roboh. Di bagian belakang, ketel uap tergeletak tanpa tutup masih dalam keadaan hangat. Ada titik-titik putih di tanah tempat ketel tersebut meledak dengan bau ampas tahu.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut termasuk dua karyawan yang sedang bekerja. Kerugian untuk pabrik tahu mencapai Rp37 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Padat Karya Sleman 2026 tak mendapat tambahan APBD Perubahan. Program BKK DIY masih berlanjut hingga tahap ketiga pada Oktober-November.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Veda Ega Pratama gagal lolos ke Q2 dan akan start dari posisi ke-19 Moto3 Austria 2026. Brian Uriarte merebut pole position dari David Almansa.
Etomidate merupakan obat anestesi yang disalahgunakan dalam vape. Kenali fungsi medis, status hukumnya di Indonesia, dan risiko kesehatannya.
DPRD DIY menyepakati Raperda Perlindungan Konsumen. Transaksi digital, penguatan lembaga, dan mekanisme pengaduan menjadi perhatian.
Asian Games ke-20 resmi dibuka di Nagoya, Jepang. Ohmura Hideaki menyerukan persahabatan, solidaritas, dan perdamaian melalui olahraga.