Drainase Pasar Gamping Tersumbat, Pedagang Minta Segera Diperbaiki
Drainase Pasar Gamping, Sleman, dinilai perlu segera diperbaiki untuk mencegah genangan air yang berpotensi mengganggu aktivitas pedagang saat musim hujan.
Ilustrasi pedagang sayur di Pasar Tradisional - Antara
Harianjogja.com, BANTUL–Pemkab Bantul akan merevitalisasi Pasar Niten untuk tingkatkan sarana prasarananya pada 2024. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga eksistensi pasar rakyat.
Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul Husin Bahri menyampaikan DKUKMPP Bantul terus berupaya meningkatkan sarana prasarana pasar rakyat agar dapat bertahan di era persaingan usaha saat ini.
“Secara prinsip yang dilakukan DKUKMPP Bantul [untuk] revitalisasi pasar rakyat itu untuk menjaga daya saing pasar kayat kita dengan kondisi persaingan usaha dan pola perilaku masyarakat yang cenderung beralih ke teknologi informasi dan toko modern,” katanya saat ditemui di ruangannya, Selasa (13/2/2024).
Dia menilai revitalisasi pasar rakyat menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi pasar rakyat di Bantul. Dengan revitalisasi tersebut beberapa sarana prasarana penunjang di pasar rakyat dapat disediakan sehingga pasar rakyat beroperasi dengan lebih optimal.
Dia menyampaikan konsep revitalisasi tersebut lingkupnya lebih luas dan diharapkan memberi dampak bagi kualitas pasar rakyat.
Baca Juga
Pemkab Salurkan 8 Ton Beras Murah ke Pasar Niten, Harganya Rp10.900 per Kg
Tak Cuma Barang Klithikan, Pasar Niten Bakal Dijadikan Pusat Kuliner dan Kafe Kekinian
Dana Rp1,8 Miliar Diusulkan untuk Rehab Sejumlah Pasar di Bantul, Ini Daftarnya
Dia menyampaikan revitalisasi Pasar Niten akan dianggarkan dengan APBD Bantul sekitar Rp800 miliar. Dengan anggaran tersebut menurut dia, akan dilakukan perbaikan sarana perdagangan los dan kios. Selain itu, DKUKMPP Bantul juga akan melakukan perawatan rutin beberapa pasar rakyat di Bantul pada 2024. “Dilakukan juga revitalisasi [Pasar Niten] dengan beberapa kegiatan tetapi sifatnya rutin. Pemeliharaannya itu 6 pasar,” katanya.
Sementara menurut Husin, Pemkab Bantul berencana mengajukan anggaran revitalisasi Pasar Mangiran dan Pasar Piyungan ke pemerintah pusat untuk tahun 2025.
Dia menyampaikan DKUKMPP Bantul akan mengajukan anggaran untuk revitalisasi Pasar Mangiran dan Pasar Piyungan tahun 2025 ke Kementerian Perdagangan. Dia berharap melalui Dana Alokasi Khusus [DAK] anggaran untuk revitalisasi pasar tersebut dapat terealisasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Drainase Pasar Gamping, Sleman, dinilai perlu segera diperbaiki untuk mencegah genangan air yang berpotensi mengganggu aktivitas pedagang saat musim hujan.
Sebanyak 194 tumpeng dikirab menuju puncak Gunung Tidar dalam Merti 2026 yang mengangkat pesan spiritual, budaya, dan pelestarian lingkungan.
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp1,28 triliun untuk membuka rekening gratis bagi 25,16 juta warga desil 1 hingga 4.
PMI asal Cililin, Bandung Barat, Sri Nurhaida Pratiwi, ditemukan selamat di UEA. Pemulangan menunggu proses pemeriksaan kepolisian.
Korlantas Polri menegaskan kabar SIM seumur hidup adalah hoaks. Masa berlaku SIM tetap lima tahun sesuai UU Lalu Lintas.
KRL INKA rangkaian kedelapan ditargetkan beroperasi 1 Desember 2026 setelah menjalani pengujian akhir pada 11 November.