Empat Poklahsar di Gunungkidul Ikuti Kurasi Indomaret

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Jum'at, 16 Februari 2024 17:37 WIB
Empat Poklahsar di Gunungkidul Ikuti Kurasi Indomaret

Olahan puthul di Gunungkidul./Ist-Dok warga

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Empat kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan (Poklahsar) yang mengikuti kurasi produk dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY. Jika lolos, keempatnya akan mendapat kesempatan untuk memasarkan produk olahan ikan ke minimarket, Indomaret.

Pejabat Fungsional Analis Pasar Hasil Perikanan Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Gunungkidul, Karim Akhmadi mengatakan ada 52 Poklahsar di Gunungkidul yang terdaftar dalam Asosiasi Poklahsar.

BACA JUGA: Harga Gabah Kering Kulonprogo Mahal, Diduga Jadi Sebab Harga Beras Naik

Produk-produk mereka bermacam-macam seperti kerupuk ikan, bakso ikan, tahu bakso, dan lainnya. Dari jumlah 52 Poklahsar tersebut, sebanyak empat kelompok sedang mengikuti kurasi produk dari DKP DIY.

Keempatnya meliputi Poklahsar Sri Agung, Bleberan; Ngudi Lestari NL, Bandung; Minada, Jepitu; Kalfis, Nglipar. Apabila lolos mereka akan dapat memasarkan produk olahan ikan di Indomaret.

“Ada empat Poklahsar ikut kurasi produk dari Indomaret. Kemarin di Provinsi [kurasinya],” kata Karim ditemui di kantornya, Jumat (16/2/2024).

Guna mendukung pengembangan Poklahsar agar dapat menghasilkan produk berkualitas maka DKP Gunungkidul juga memberikan pelatihan dan pembinaan. Tahun 2023, pelatihan diberikan untuk 15 angkatan. Sementara tahun 2024, pelatihan hanya untuk satu kelompok di akhir Februari 2024.

Materi yang akan diberikan meliputi kelembagaan kelompok, perizinan produk olahan ikan, pemasaran, packaging, dan aspek ekonomi.

“Kuota besok untuk 20 orang dari usulan Poklahsar yang sekiranya masih membutuhkan pelatihan,” katanya.

Lebih jauh, Karim menegaskan bahwa keikutsertaan Poklahsar dalam kurasi tersebut menjadi sinyal positif dalam pengembangan produk olahan ikan. Pasalnya, produk dan kemasan olahan ikan harus menarik, sudah berizin, dan aman.

Sepanjang tahun 2023, produk olahan ikan Poklahsar di Gunungkidul mencapai 115.753 kilogram. Angka tersebut naik dari tahun 2022 yang hanya 96.615 kilogram.

“Kenaikan tersebut secara tidak langsung karena kegiatan-kegiatan kami seperti pembinaan, pelatihan, dan promosi-promosi produk,” ucapnya.

BACA JUGA: Dinkes Bantul Catat Ada 88 Orang Mendapatkan Layanan Kesehatan saat Hari Pencoblosan

Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Gunungkidul, Wahid Supriyadi mengatakan keikutsertaan empat Poklahsar dalam kurasi tingkat DIY tersebut merupakan kesempatan baik bagi kelompok untuk meraih pasar yang lebih luas dengan jaringan pemasaran outlet Indomaret yangg tersebar di banyak tempat.

“Harapannya ke depan dapat menjadi contoh dan akan lebih banyak anggota-anggota Poklahsar lain yang turut mengisi celah pasar dalam jaringan tersebut,” kata Wahid.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online