Pembalap Sleman Ini Incar Puncak Klasemen Moto3 Junior di Jerez
Kiandra Ramadhipa memburu kemenangan di Jerez untuk memangkas jarak dari pemuncak klasemen Moto3 Junior World Championship 2026.
Ilustrasi pemilu - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL— KPU Bantul telah melakukan kajian terkait kemungkinan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) terhadap lima TPS yang saat ini masih berstatus berpotensi PSU.
Jika nantinya diputuskan akan dilakukan PSU terhadap lima TPS tersebut, maka akan digelar pada hari Minggu. “Itu akan kami lakukan di hari Minggu. Di hari minggu itu kan orang libur, partisipasinya kan masih bisa kita pertahankan,” kata Koordinator Divisi Teknis KPU Bantul Mestri Widodo, Senin (19/2/2024).
BACA JUGA : 5 TPS di Bantul Akan Menggelar Pemungutan Suara Ulang
KPU Bantul Joko Santosa mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bawaslu Bantul dan menerima surat tembusan Bawaslu jika lima TPS yang berpotensi untuk PSU itu ada di tiga kapanewon yakni Kasihan, Banguntapan dan Piyungan.
Namun sampai saat ini, kata Joko, KPU masih akan mendalami potensi di lima TPS itu, apakah bisa melakukan PSU atau dapat diselesaikan secara administratif. Jika keputusannya harus digelar PSU, mqka KPU memiliki waktu 10 hari setelah pemungutan suara. “Untuk logistik, kami sudah menyiapkan," katanya.
KPU sejatinya telah menerima informasi dari Pengawas TPS di beberapa lokasi bahwa ada dugaan pelanggaran administrasi saat penyelenggaraan Pemilu. Di mana, Pengawas TPS menemukan ada kesalahan administrasi dalam penyelenggaraan Pemilu seharusnya dicegah. "Seharusnya bisa di cegah oleh Pengawas TPS, tetapi tidak dilakukan pencegahan," katanya.
Ketua Bawaslu Bantul Didik Joko Nugroho mengatakan, potensi PSU muncul akibat ada dugaan pemberian surat suara tidak sesuai peruntukan. Di mana, ada pemilih luar daerah yang pada saat hari H diberikan pelayanan oleh KPPS. “Seharusnya kan harus mengurus Daftar Pemilih Tambahan [DPTb]," katanya.
BACA JUGA : 16 TPS di DIY Berpotensi Pemungutan Suara Ulang
Saat ini menurut Didik proses perhitungan suara telah berada di tingkat kapanewon, sehingga apabila ada kesalahan input data rekapitulasi saat di TPS, maka akan ditempuh mekanisme pencocokan ulang. “Untuk penyelenggaran PSU kami akan sesuaikan dengan jadwal yang ditentukan KPU,” ucap Didik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kiandra Ramadhipa memburu kemenangan di Jerez untuk memangkas jarak dari pemuncak klasemen Moto3 Junior World Championship 2026.
PM India Narendra Modi akan ke Jogja 8 Juli 2026 untuk dukung pemugaran Candi Prambanan dan perkuat kerja sama strategis RI-India.
Pembebasan lahan tol Solo–Jogja di Bantul capai 667 bidang. Masih tersisa 101 bidang menunggu pembayaran UGR.
Prancis siapkan 30.000 AC untuk rumah sakit hadapi gelombang panas susulan. Layanan darurat masih kewalahan.
Argentina vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan analisis kekuatan kedua tim.
Lurah Garongan nonaktif Ngadiman ditahan Polres Kulonprogo terkait dugaan pungli. Penyidik kejar pelimpahan berkas ke kejaksaan.