Seniman ARTJOG Soroti Dugaan Represi, Tuntut Ruang Ekspresi Terbuka
Dugaan tindakan represif terhadap seniman saat ARTJOG 2026 menuai protes. Koalisi Artjokes mendesak kebebasan berekspresi dihormati.
Lokasi bakal terminal Imogiri Bantul, Minggu (15/4/2018). Diwacanakan dana pembangunan terminal akan diambilkan dari danais./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul sedang merancang Detail Engineering Design (DED) Terminal Imogiri. Berada di satuan ruang strategis (SRS), DED Terminal Imogiri dipadukan nilai-nilai lokal.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Bantul, Toto Pamudji Rahardjo menyampaikan lantaran Terminal Imogiri berada di Satuan Ruang Strategis (SRS) DIY, maka proses perancangannya akan mempertimbangkan aspek lokal yang ada.
“Karena Imogiri itu locus budaya, sehingga semua harus satu roh, satu nyawa dengan nilai-nilai filosofi dan budaya dengan Kawasan Imogiri, apalagi Imogiri sebagai SRS [DIY] yang harus kita pertimbangkan, sehingga semua desain bangunan diarahkan agar disesuaikan dengan aturan yang berlaku terkait penataan gedung yang memiliki nilai budaya,” katanya, Selasa (20/2/2024).
BACA JUGA : Bangunan Semipermanen di Jl. Bantul dan Jl. Imogiri Barat Ditertibkan
Tim Ahli Cagar Budaya Bantul telah mengarahkan agar desain bangunan yang ada di Terminal Imogiri disesuaikan dengan nilai budaya yang berlaku, antara lain atap bangunan dan roster disesuaikan dengan aturan bentuk tata ruang. Di antaranya atap harus sesuai aturan ketentuan, bahkan isoter sesuai ketentuan. Sehingga tidak asal membangun, karena di lingkungan kawasan budaya yang kental.
“Sebenarnya kita hanya mereview ulang, tidak ada yang sifatnya merubah total hanya menyesuaikan dengan kebijakan dan aturan terkait penataan yang memuat nilai budaya lokal. Jadi nanti DED akan kita padukan dengan ketentuan lokal,” imbuhnya.
Ia menyampaikan saat ini proses perancangan DED Terminal Imogiri masih berlangsung. Dishub Bantul bersama dengan beberapa dinas terkait pun terus menjaring masukan untuk perancangan DED tersebut. “Paparan [DED] antara sudah mengerucut, terkait masukan yang mendukung untuk menyempurnakan. DED kita agendakan April tahun ini [2024],” katanya.
Penataan Terminal Imogiri akan dilakukan terhadap lahan seluas 2 hektar. Toto berharap lantaran Terminal Imogiri merupakan terminal tipe C, maka pendanaan penataan terminal tersebut dapat dialokasikan dari Dana Keistimewaan (Danais). Lantaran masih proses penyusunan DED, Toto belum menyebutkan secara pasti alokasi anggaran yang diperlukan untuk penataan Terminal Imogiri.
“Kami berharap bisa difasilitasi, karena ini terminal C Kabupaten Bantul, kalau masih diizinkan Danais, kami akan share ke sana,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dugaan tindakan represif terhadap seniman saat ARTJOG 2026 menuai protes. Koalisi Artjokes mendesak kebebasan berekspresi dihormati.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 29 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 16 jadwal keberangkatan.
BPS menjamin data Sensus Ekonomi 2026 hanya untuk statistik, bukan pajak. Pendataan menjadi dasar kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Menteri Rosan Roeslani menilai kolaborasi riset dan industri menjadi kunci mempercepat hilirisasi serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Mensos Syaifullah Yusuf menegaskan validitas data menjadi kunci Program Sekolah Rakyat agar bantuan pendidikan tepat sasaran bagi keluarga miskin.
Serangan babi hutan dan monyet merusak 5 hektare ladang petani Badui di Lebak. Kerugian diperkirakan mencapai Rp25 juta.