Pengadaan Seragam Dinas Senilai Rp3,7 Miliar di Gunungkidul Dibatalkan
Pemkab Gunungkidul batalkan pengadaan seragam Rp3,7 miliar karena efisiensi dan dialihkan ke program prioritas daerah.
Aktivitas penumpang di Terminal Dhaksinarga di Kalurahan Selang, Wonosari pada Rabu (9/4/2025) pagi mulai terlihat lengang dibandingkan hari sebelumnya. /Istimewa Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Dhaksinarga.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Aktivitas di Terminal Tipe A Dhaksinarga di Kapanewon Wonosari mulai kembali normal seperti biasa. Selama libur Lebaran tercatat ada 7.565 penumpang yang turun dan yang berangkat dari terminal ini sebanyak 12.348 orang.
Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Dhaksinarga, Aris Farwanto mengatakan, usai libur Lebaran berakhir, kondisi terminal sudah kembali normal. Aktivitas penumpang juga tidak seramai pada saat liburan berlangsung.
“Sudah mulai lengang dan kondisi siang ini juga sudah sepi, tak seramai saat Lebaran,” kata Aris, Rabu (9/4/2025).
BACA JUGA: Arus Balik dari Terminal Gunungkidul Diperkirakan Turun 25 Persen, Ini Penyebabnya
Menurut dia, kondisi di terminal yang sepi merupakan hal biasa. Pasalnya, peningkatan aktivitas hanya terjadi di momen tertentu seperti perayaan hari besar seperti Lebaran.
“Kalau di waktu normal, memang lebih banyak sepinya,” ungkapnya.
Disinggung mengenai jumlah penumpang di Terminal Dhaksinarga, Aris mengakui selama libur Lebaran yang mulai dilakukan 21 Maret hingga 8 April ada penumpang turun sebanyak 7.565 orang. Sedangkan untuk pemberangkatan ada 12.348 penumpang yang meninggalkan Gunungkidul melalui terminal yang terletak di Kalurahan Selang, Wonosari ini.
“Jumlah ini merupakan akumulasi penumpang di arus Mudik maupun Balik di Lebaran 2025,” ungkapnya.
Menurut Aris, ada penurunan aktivitas di Terminal Dhaksinarga. Hingga Lebaran usai, ia memperkirakan ada penurunan sekitar 20% dibandingkan dengan pelaksanaan di 2024.
Ia berpendapat, penurunan terjadi karena beberapa faktor. Selain dikarenakan jumlah penumpang yang menggunakan transportasi umum mengalami penurunan, adanya bencana di wilayah Jabodetabek juga memberikan pengaruh terhadap penggunaan moda transportasi darat ini.
“Belum lama ini di Jabodetabek habis kena banjir. Jadi, ada pengaruhnya terhadap warga yang mudik maupun balik di tahun ini,” ungkapnya.
Terpisah, salah seorang staf di PO Maju Lancar, Sentot mengatakan, arus balik Lebaran 2025 berjalan dengan lancar. Ia tidak menampik adanya lonjakan jumlah penumpang yang menggunakan armada yang dikelola.
Meski tidak secara rinci menyebutkan angka, ia juga mengakui adanya penambahan armada untuk mengangkut penumpang. “Semua berjalan dengan baik dan kami juga mendatangkan bus tambahan agar bisa menangkut penumpang di arus balik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul batalkan pengadaan seragam Rp3,7 miliar karena efisiensi dan dialihkan ke program prioritas daerah.
vivo X Fold6 resmi meluncur dengan baterai 7.000 mAh, kamera ZEISS 200 MP, layar lipat 8,02 inci, serta fitur AI untuk produktivitas dan multitasking.
Steve Clarke resmi mundur dari Timnas Skotlandia usai gagal lolos dari fase grup Piala Dunia 2026, mengakhiri era tujuh tahun yang penuh pencapaian.
Portugal ditahan Kolombia 0-0 dan lolos sebagai runner-up Grup K. RD Kongo bangkit kalahkan Uzbekistan 3-1 sekaligus menyingkirkan Korea Selatan.
Google Finance resmi hadir kembali dengan aplikasi Android dan fitur AI canggih untuk analisis saham, pengelolaan portofolio, serta ringkasan pasar otomatis.
Korban gempa Venezuela mencapai 1.430 jiwa, 68.900 orang hilang di La Guaira. Warga kritik respons pemerintah saat operasi penyelamatan berpacu dengan waktu.