Jelang Iduladha, Pengurusan SKKH di Sleman Justru Sepi Peminat
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengharapkan agar Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Padukuhan dapat terlibat dalam pembangunan di Gunungkidul dengan menyebarkan informasi pembangunan yang sedang dilakukan di Bumi Handayani. Selain itu, KIM juga dapat menangkal informasi negatif dan hoaks.
Menurut pensiunan TNI AD ini, informasi yang disebarkan oleh KIM dapat membuat masyarakat lebih tahu arah kebijakan pemerintah Gunungkidul. “Masyarakat harus mengikuti dan mewarnai kehidupan di kabupaten yang kita cintai ini. Jangan sampai masyarakat tidak tahu tentang Gunungkidul,” kata Sunaryanta, Rabu (21/2/2024).
Tidak berhenti di situ, dia juga mengatakan agar semua lurah di Gunungkidul dapat menyesuaikan transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi agar tidak ketinggalan zaman. Dia memberi contoh dengan spesimen tanda tangan elektronik.
“Tanda tangan elektronik merupakan bagian dari transformasi digitalisasi. Dengan tanda tangan [elektronik] ini [warga/pamong] tidak perlu saling tunggu untuk mendapatkan tanda tangan lurah,” katanya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Gunungkidul, Setiyo Hartato mengatakan antusiasme masyarakat untuk masuk bagian dari KIM sangat tinggi. Tercatat di Kapanewon Rongkop ada 100 KIM, Girisubo 82 KIM dan Tepus 83 KIM. Mereka sudah dikukuhkan langsung oleh Bupati Gunungkidul. KIM tersebut dianggap penting perannya, sebab mereka dapat ikut menangkal informasi negatif dan hoaks.
“KIM yang mayoritas diisi oleh anak muda diharapkan mampu berperan dalam diseminasi informasi,” kata Sunaryanta.
Lurah Sidoharjo, Evi Nurcahyani mengatakan KIM diharapkan pula dapat membantu mengangkat potensi wisata di wilayahnya. Selain itu KIM yang diisi oleh anak muda dapat memberikan informasi perkembangan Gunungkidul kepada masyarakat.
"Tidak usah menunggu waktu lama, setelah dikukuhkan mereka akan solid berselancar memberikan dan menyebarkan informasi tentang potensi yang kita miliki," kata Evi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dinilai bisa menjadi jalan bagi SMK untuk keluar dari ketergantungan anggaran dan mulai membiayai pengembangannya sendiri
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.