Persiapan Paskah, Gereja Kotabaru Disterilisasi
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Gelaran even seni budaya di Taman Budaya Embung Giwangan, Rabu malam (28/2) - Dokumentasi Pemkot Jogja
Harianjogja.com, UMBULHARJO—Pemkot Jogja mulai menggulirkan event pertunjukkan seni budaya di Taman Budaya Embung Giwangan. Gelaran event ini menjadi peluncuran sekaligus mengenalkan Taman Budaya Embung Giwangan kepada masyarakat dengan memanfaatkan sebagian area yang ada.
"Kami masih dalam proses untuk memberikan sosialisasi terkait dengan ruang ini karena masih pengembangan,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja Yetti Martanti, Jumat (1/3/2024).
Yetti mengatakan beberapa ruang di Taman Budaya Embung Giwangan yang sudah bisa dimanfaatkan antara lain bangunan gerbang masuk. Di dalamnya terdapat mini galeri, ruang rapat, dan amphitheater.
Tak sampai di situ, Disbud Kota Jogja terus akan melakukan pengembangan. Tahun ini akan ada penambahan Grha Budaya di Taman Budaya Embung Giwangan. Nantinya akan ada ruang pertunjukan dan ruang pamer di dalamnya. Berbagai kegiatan seni budaya juga nantinya akan secara rutin dilakukan di Taman Budaya Embung Giwangan.
"Kami berharap bisa memberikan impact ke ekonomi masyarakat. Baik secara langsung kepada pelaku seni budaya maupun masyarakat secara luas,” katanya.
Baca Juga
Embung Giwangan Bakal Geliatkan Wisata di Sisi Selatan Kota Jogja
Pembangunan Taman Budaya Embung Giwangan Capai 92%
Pembangunan Embung Giwangan Hampir Rampung, Ada Gedung Perkantoran dan Panggung Terbuka
Sekretaria Daerah Kota Jogja Aman Yuriadijaya menuturkan kegiatan atraksi budaya menjadi bentuk aktivasi tahap awal Taman Budaya Embung Giwangan. Utamanya untuk meraih perhatian masyarakat terkait dengan keberadaan Taman Budaya Embung Giwangan.
Menurutnya, keberadaan Taman Budaya Embung Giwangan menjadi pengungkit aktivitas diKota Jogja bagian selatan. Aman berharap kehadiran Taman Budaya Embung Giwangan bisa menjadi lokomotif penting bagi pengembangan Kota Yogyakarta bagian selatan.
“Meskipun dalam tahap embrional tahap awal, tapi sudah mulai kita aktivasi. Malam hari ini adalah proses awal untuk aktivasi itu (Taman Budaya Embung Giwangan),” kata Aman ditemui saat Atraksi Budaya di Taman Budaya Embung Giwangan.
Menurutnya, keberadaan Taman Budaya Embung Giwangan juga sebagai ungkitan aktivitas yang akan mempengaruhi berbagai aspek bagi kepentingan pembangunan Kota Yogyakarta bagian selatan.
"Nanti berbagai hal yang berkaitan dengan kegiatan seni budaya akan lebih bertumbuh di sini. Ini menjadi ruang aktivitas budaya sekaligus sebagai sebuah daya tarik khusus di Kota Jogja,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Sebanyak 9.000 onthelis dan onthelista dari berbagai penjuru Indonesia memeriahkan rangkaian International Veteran Cycle Association (IVCA) Rally
Rupiah melemah ke Rp17.717 per dolar AS dipicu ekspektasi suku bunga The Fed tinggi lebih lama dan sentimen geopolitik global.
Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta mengungkapkan ada tujuh dosen yang diduga terlibat kasus kekerasan se
Turnamen padel internasional FIP Bronze di Jogja diserbu lebih dari 200 peserta dan dorong sport tourism DIY.
Jadwal bola malam ini 22–23 Mei 2026: Arema vs PSIM, final Jepang U-17 vs China, hingga laga Eropa.