Proyek Konservasi Burung Aviary Purwosari Ditarget Rampung 2029
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Ilustrasi kotak suara pemilu - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pasangan Calon Presiden 02 dipastikan menjadi peraih suara terbanyak di Pilpres yang berlangsung di Kabupaten Sleman. Hasil ini terlihat dari pleno perhitungan suara tingkat kabupaten yang diselenggarakan KPU Sleman di Joglo Java Village Resorts di Kalurahan Pandowoharjo, Sleman, Jumat (1/3/2024).
Berdasarkaan perhitungan yang telah masuk, total pemilih ada 774.849 orang. Jumlah suara sah sebanyak 758.801 suara dan tidak sah ada 16.048 suara.
Hasil perolehan suara, pasangan nomor 01, Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar memeroleh dukungan sebanyak 165.209 suara. Pasangan nomor 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendulang 367.568 suara.
Adapun pasangan nomor 03, Ganjar Pranowo-Mahfud MD mendapat dukungan sebanyak 226.024 suara. “Berdasarkan hasil rekapitulasi dipastikan pasangan Prabowo-Gibran menjadi calon presiden dan wakil presiden peraih suara terbanyak di Sleman,” kata Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi, Jumat petang.
Dia menjelaskan proses rekapitulasi berjejang untuk pilpres, pemilihan DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Sleman sudah selesai dilakukan. Adapun hasil perhitungan juga sudah disetujui oleh saksi-saksi yang menghadiri pleno terbuka ini.
“Proses sudah selesai dan tinggal menunggu proses penyelesaian administrasi. Untuk sementara pleno saya skors untuk menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan,” katanya.
Baca Juga
Bawaslu Pastikan Belum Ada Caleg Komplain Rekapitulasi Suara di Sleman
Meski Menang Pemilu, PDIP Kehilangan 2 Kursi DPRD Sleman
Rekapitulasi Hasil Pemutakhiran, di Sleman Ada 850.838 DPS
Baehaqi menambahkan tahapan selanjutnya, hasil dari rekap tingkat kabupaten akan diserahkan ke KPU DIY. “Secepatnya akan kami kirimkan hasilnya karena paling lambat 20 Maret hasil pemilu sudah ditetapkan secara nasional,” ungkapnya.
Penetapan Caleg Terpilih Tunggu SK
Berdasarkan hasil rekapitulasi di tingkat kabupaten ini, maka peta kursi untuk setiap partai politik sudah ada gambarannya. Meski demikian, KPU Sleman belum bisa menetapkan dikarenakan sesuai tahapan masih menunggu perhitungan selesai, yang rencananya dilaksanakan di tingkat nasional paling lambat 20 Maret mendatang.
Selain itu, usulan penetapan caleg terpilih juga masih menunggu surat Keputusan dari KPU RI berkaitannya ada tidaknya sengketa pemilu. “Ya kalau tidak ada sengketa, KPU RI akan membuat surat yang bisa ditingaklanjuti oleh KPU di daerah untuk menetapkan caleg terpilih. Jadi, kami menunggu instruksi lebih lanjut,” kata Anggota KPU Sleman, Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilihan, Noor Aan Muhlhisoh.
Meski demikian, ia mengakui parpol sudah bisa memperkirakan terkait dengan berapa raihan kursi yang diperoleh. “Sudah ada metode perhitungannya, jadi bisa dihitung. Tapi, untuk Keputusan resmi masih menunggu kami membuat pengusulan penetapan caleg terpilih,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 15 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Cuaca DIY hari ini diprediksi didominasi hujan. Sleman berpotensi diguyur hujan sedang dengan kelembapan udara tinggi.