Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Ilustrasi /ANTARA FOTO-M Agung Rajasa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Mantan calon wakil bupati pada Pilkada Kulonprogo 2017 lalu, BRay. Iriani Pramastuti tak tertarik lagi maju jadi Bupati Kulonprogo, Minggu (3/3/2024). Iriani justru mendorong generasi muda dan perempuan agar maju ke Pilkada Kulonprogo 2024 ini.
Bendoro Raden Ayu dari Pura Pakualaman ini menilai dirinya sudah cukup berumur dan alangkah lebih baik jika generasi muda atau perempuan yang berkontestasi pada Pilkada 2024. "Saya sudah cukup berumur, lebih baik generasi muda dan perempuan, sudah banyak yang memiliki pengalaman dari dua kelompok itu," ungkapnya.
Iriani mengusulkan Ketua DPRD Kulonprogo, Akhid Nuryati dan anggota DPRD DIY dari Bumi Binangun, Ika Damayanti agar diberi kesempatan untuk maju merebutkan kursi nomor satu eksekutif tersebut. "Sudah banyak contohnya bupati perempuan di DIY yang bisa berperan dalam pembangunan, sebelumnya di Gunungkidul dan Bantul, sekarang di Sleman," terangnya.
Mantan Ketua Kaukus Politik Perempuan DIY ini menerangkan keterwakilan perempuan dalam eksekutif diperlukan dan penting diterapkan agar pembangunan daerah makin inklusif. "Di legislatif sudah banyak contohnya dan cukup berhasil, sekarang perlu diperbanyak di eksekutif atau kepala daerah," jelasnya.
Baca Juga
Pelipatan 1,76 Juta Lembar Surat Suara Pemilu 2024 di Kulonprogo Rampung
Salut! Seluruh Laskar Partai Politik di Kulonprogo Sepakat Tak Gunakan Knalpot Brong
Tanggulangi Kedaruratan Kesehatan KPPS saat Pemilu, KPU Kulonprogo Siagakan Ambulans
Selain perempuan, generasi muda juga perlu didorong untuk bersaing dalam Pilkada 2024. "Perkembangan dunia sekarang sangat cepat, perlu banyak dilakukan penyesuaian, saya kira generasi muda ini juga perlu diwadahi untuk berkontestasi agar daerah juga bisa terus beradaptasi dalam perkembangan pembangunan," ucap perempuan yang aktif dalam pengembangan UMKM di DIY ini.
Ketua DPRD Kulonprogo, Akhid Nuryati menanggapi usulan dirinya untuk maju itu sebagai hal yang biasa dan lumrah. "Silahkan saja bagus juga, tapi yang jelas saya mengikuti arahan dari partai saja," kata Bendahara DPC PDIP Kulonprogo itu.
Sejauh ini, Akhid mengaku belum ada niat menjajaki kandidasi Pilkada 2024. "Saya masih fokus sebagai Ketua DPRD Kulonprogo, masih fokus merumuskan anggaran. Target saya nanti juga bisa membantu mengurus APBD Perubahan pada Agustus nanti, agar DPRD periode berikutnya tak kerepotan," ujar perempuan yang lolos ke DPRD DIY itu pada Pemilu 2024 ini.
PDIP Kulonprogo, menurut Akhid, masih fokus mengawal perolehan suara pada Pemilu 2024. "Sementara ini masih fokus mengawal Pemilu 2024, yang di kabupaten memang sudah rampung tapi kami masih menunggu yang di KPU DIY juga," katanyanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.