Penelitian Dosen FK UKDW: Pelembap Bantu Redakan Gatal pada Pasien Cuci Darah
Rasa gatal kronis merupakan salah satu keluhan yang dapat mengganggu kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis atau cuci darah
Foto pengamatan visual BPPTKG menunjukkan guguran awan panas di Gunung Merapi, Kamis (25/1/2024). - ist/BPPTKG
Harianjogja.com, KLATEN—Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitas pada Senin (4/3/2024) sore. Merapi menyemburkan awan panas guguran yang menyebabkan hujan abu di sekitar kawasan lereng Merapi khususnya di wilayah Klaten.
Dari tiga desa di Kecamatan Kemalang yang masuk kawasan rawan bencana (KRB), hujan abu tipis terjadi di wilayah Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang.
“Ada hujan abu tetapi hanya tipis dan tidak berpengaruh. [Hujan abu] Terutama di KRB III di Dukuh Canguk, Pajegan, dan Sumur. Di luar wilayah itu, sangat, sangat tipis,” kata Ketua Organisasi Pengurangan Risiko Bencana (OPRB) Tegalmulyo, Subur, saat dihubungi JIBI/Solopos, Senin.
BACA JUGA : Gunung Merapi Keluarkan 7 Kali Awan Panas dalam Kurun Waktu 30 Menit
Adapun di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten, warga memastikan tidak ada dampak hujan abu akibat awan panas guguran dari Gunung Merapi. Di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, juga tidak ada dampak hujan abu dari beberapa kali luncuran awan panas guguran. “Tidak ada dampak hujan abu,” kata Kaur Perencanaan Desa Balerante, Jainu.
Ia juga memastikan warga tetap tenang dan aktivitas mereka normal seperti biasa. Beberapa warga keluar rumah untuk menonton awan panas guguran yang terlihat meluncur dari puncak Merapi menuju ke barat daya.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Nur Tjahjono Suharto, menjelaskan TRC BPBD masih melakukan asesmen terkait ada atau tidaknya dampak dari beberapa kali awan panas guguran Merapi. “Untuk Tegalmulyo ada hujan abu tipis. Hanya berlangsung sebentar,” kata Nur.
Gunung Merapi memuntahkan awan panas guguran sebanyak tujuh kali dalam kurun waktu 30 menit antara pukul 16.03 WIB hingga 16.32 WIB. Jarak luncur antara 1.200 meter hingga 2.600 meter mengarah ke barat daya dengan arah angin ke timur.
BPPTKG mengimbau warga untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
BACA JUGA : BPPTKG Jelaskan Kondisi Gunung Merapi Usai 7 Kali Lontarkan Awan Panas Hari Ini
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Rasa gatal kronis merupakan salah satu keluhan yang dapat mengganggu kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis atau cuci darah
Cek jadwal SIM Gunungkidul Sabtu, 24 Oktober 2026, di Toserba Sambipitu, lengkap dengan lokasi layanan lain dan syarat perpanjangan SIM.
Veda Ega Pratama mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih pole position Grand Prix setelah tercepat di kualifikasi Moto3 Australia 2026.
Kemenperin menonaktifkan sementara SIINas dan situs kementerian hingga 25 Oktober 2026 untuk memitigasi risiko keamanan siber PHP2Shell.
Djarot Saiful Hidayat menyampaikan pesan Megawati tentang politik sebagai kehidupan dalam kaderisasi 64 kader PDIP Kota Jogja di Kaliurang.
Suraji meninggal setelah dirawat intensif di RSUD Dr Soetomo. Korban meninggal akibat kebakaran di kawasan Bromo kini menjadi enam orang.