Jogja Tuan Rumah Kongres HIMPSI 2026, Ini Agendanya
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Ilustrasi. /Bisnis Indonesia- Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—PSI DIY mempertanyakan profesionalisme KPU setempat yang salah melakukan rekapitulasi perhitungan suara partai di tingkat provinsi. Suara partai berlambang mawar tersebut di Dapil 1 provinsi seharusnya 16.867 suara tetapi ditulis 6.064 suara dalam salinan lembaran keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Ketua PSI DIY Kamaruddin mengatakan, KPU DIY terkesan tidak profesional dalam melakukan penetapan hasil perolehan suara partai politik di tingkat DIY/ Provinsi. Sebab ada kesalahan perhitungan suara lantaran suara partai dan caleg tidak digabungkan untuk hasil akhir.
"Dalam salinan lembaran keputusan KPU terkait rekapitulasi perolehan suara partai ada sebagian yang dijumlahkan antara suara partai dan suara caleg, tapi untuk PSI hanya dilakukan rekapitulsi suara partai, ini berdampak serius dalam penentuan kursi di DIY," jelasnya, Rabu (6/3/2024).
Kesalahan perhitungan suara itu diketahui setelah pihaknya menerima salinan SK Rekapitulasi KPU DIY. PSI berharap KPU setempat segera melakukan perubahan surat keputusannya itu. "Temuan itu setelah kita melihat dari salinan SK KPU yang kami dapatkan ini objek salinan yang kita permasalahkan," jelas Kamar.
Selain itu, PSI juga meminta Bawaslu DIY melakukan pengawasan tekait perbaikan rekapitulasi hasil perolehan suara tersebut. "Kami menyayangkan kejadian salah rekapitulasi terjadi. Seharusnya terjadi pengabungan suara partai dan caleg, PSI Dapil 1 DIY sebesar 16.867 suara, sedangkan suara partai 6.064 suara," katanya.
BACA JUGA: Hasil Pemilu 2024, Ini Nama-nama Caleg Perempuan yang Lolos ke DPRD Bantul
Dalam salinan Keputusan KPU DIY Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DIY tahun 2024, terdapat salinan lampiran I dan II. KPU DIY menyebut, untuk mengecek hasil suara bisa dilihat pada lampiran II. Sebab lampiran I adalah total dari penjumlahan penghitungan suara parpol dan caleg dari Dapil I sampai Dapil VII provinsi.
Kesalahan rekapitulasi tak hanya dialami PSI saja, beberapa partai lainnya pun mengalami hal serupa. Seperti PKS dalam lampiran I Dapil 1 provinsi hanya tercatat total penghitungan suara parpol sebanyak 10.028 dan belum tercatat dengan jumlah suara caleg, kemudian PAN hanya tercatat 3.004, Partai Demokrat hanya 2.006 suara dan masih banyak lagi lainnya.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU DIY Tri Mulatsih menyebutkan, kesalahan tersebut terjadi dimungkinkan akibat kesalahan pencatatan. Pihaknya mengaku akan segera memperbaiki lantaran perhitungan yang seharusnya suara partai digabung dengan suara caleg. "Itu akan kami perbaiki. Yang gak tepat ini nanti kita perbaiki secepatnya. Kemudian nanti kami share lagi," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Persib Bandung hanya butuh satu poin lawan Persijap untuk kunci gelar BRI Super League 2026 di tengah tekanan Borneo FC.
Aston Villa juara Liga Europa setelah kalahkan Freiburg 3-0. Bek berdarah Indonesia, Ian Maatsen, turut merayakan gelar juara bersama skuad asuhan Unai Emery.
Jenis garam untuk hipertensi, perbandingan sodium, dan pilihan lebih aman bagi kesehatan jantung dan tekanan darah.