Golkar Siap Usung Mantan Sekda Sleman di Pilkada 2024

David Kurniawan
David Kurniawan Kamis, 07 Maret 2024 12:57 WIB
Golkar Siap Usung Mantan Sekda Sleman di Pilkada 2024

Ilustrasi Pilkada /Freepik

Harianjogja.com, SLEMANPartai Golkar siap mengusung mantan Sekda Harda Kiswaya sebagai calon bupati di Pilkada Sleman. Adapun wakilnya masih akan dikomunikasikan lebih lanjut dengan partai koalisi.

Ketua DPD Golkar Sleman, Janu Ismadi mengatakan, partainya memiliki modal enam kursi di DPRD Sleman untuk menyambut gelaran Pilkada 2024. Ia pun mengaku siap berkoalisi dengan partai lain guna memenangkan kursi bupati dan wakil bupati periode 2024-2029.

“Kami memang harus berkoalisi dengan partai lain. Sebab, untuk bisa mengusung calon, minimal harus didukung sepuluh kursi di DPRD Sleman,” kata Janu, Kamis (7/3/2024).

Menurut dia, untuk calon bupati, sudah memiliki kandidat, yakni mantan Sekda Sleman Harda Kiswaya. Janu mengklaim dukungan dari DPP untuk mengusung sudah didapatkan jauh hari sebelum digelarnya Pemilu 2024.

“Komunikasi kami sudah berlangsung sejak satu tahun yang lalu. Sebelum Pak Harda pensiun dari PNS [1 Februari 2024], rekomendasi dari DPP untuk mengusungnya di pilkada sudah juga sudah kami pegang,” ungkapnya.

Janu menjelaskan ada beberapa faktor yang membuat partainya kepincut untuk mengusung sebagai calon bupati Sleman. Salah satunya pada saat menjadi birokrat, mantan Sekda Sleman ini memiliki kinerja yang baik dan berhasil membangun Kabupaten Sleman.

BACA JUGA: Mudik Lebaran 2024, Vaksinasi Covid-19 Booster Disarankan 28 Hari Sebelumnya

Di sisi lain, Harda juga dinilai memiliki pendukung yang sangat banyak dan berasal dari berbagai elemen Masyarakat. Hal ini dibuktikan pada saat pelepasan dirinya sebagai PNS dihadiri oleh ribuan pendukung setianya.

“Bahkan seluruh lurah dan dukuh di Sleman ikut mengantar kepulannya ke Godean, setelah pensiun sebagai PNS,” katanya.

Disinggung mengenai calon wakil bupati pendamping, Janu mengakui belum menetapkan bakal calon. Menurut dia, pemilihan wakil harus dikomunikasikan terlebih dahulu antara partai koalisi.

“Calon wakil bupati masih akan dikomunikasikan. Tentunya, nanti Pak Harda juga ikut berperan dalam penentuan siapa calon wakil yang akan dipilih,” katanya.

Persiapan untuk menyambut Pilkada 20024 juga dilakukan oleh partai lain. Ketua DPD PKS Sleman, Indra Gumilar mengatakan, tahapan masih dalam proses penjaringan dengan mendata kader-kader potensial yang bisa diusung.

Selain itu, juga ada penjajakan dengan pihak eksternal. Terlebih lagi, sambung dia, PKS harus berkoalisi dengan partai lain untuk bisa mengusung calon bupati dan wakil bupati.

“Upaya penjajakan sudah kami lakukan. Tapi, untuk nama-nama yang akan diusung belum bisa diumumkan karena masih dalam tahapan penjaringan,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online