Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Sapi, hewan kurban - Ilustrasi freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo meminta segera dilakukan vaksinasi ternak milik warga di sekitar lokasi temuan antraks. Hal ini sebagai bukti kesiagaan Pemkab Sleman untuk menangani kasus antraks.
“Sapi dan ternak disana segera dilakukan vaksin agar kasusnya semakin terkendali,” kata Kustini kepada wartawan, Kamis (14/3/2024).
Menurut dia, Pemkab Sleman serius untuk menangani masalah antraks. Selain upaya vakasinasi, sudah dilakukan tindakan pencegahan agar kasus tidak meluas.
Salah satunya dengan menyisir ke rumah warga yang masih menyimpan daging dari ternak yang sakit ini. Kustini mengungkapkan, total ada sembilan keluarga yang masih menyimpan daging tersebut. “Sisanya langsung diambil kemudian dibakar. Lantas dikubur dengan cara dicor,” katanya.
Pemkab Sleman melalui Dinas Kesehatan maupun Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan juga melakukan sosialisasi di Masyarakat berkaitan dengan Kesehatan hewan maupun konsumsi daging. Diharapkan dengan edukasi ini, maka pemahaman dan pengetahuan masyarakat menjadi meningkat sehingga tidak lagi mengonsumsi daging yang ternaknya mengalami sakit.
“Ya nanti kita kaji dulu nggih. Yang penting memberikan edukasi kepada Masyarakat bahwa tradisi brandu merupakan hal yang tidak baik,” kata Kustini saat disinggung mengenai adanya kompensasi untuk ternak warga yang mati secara sakit.
Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Suparmono mengatakan, kasus antraks ditemukan di Padukuhan Kalinongko Kidul, Gayamharjo, Prambanan. Hasil ini diketahui dari hasil uji sampel tanah di lokasi ternak warga yang mati. “Hasilnya sudah keluar dan dinyatakan positif,” katanya.
Suparmono menjelaskan, sejak 2 Februari hingga 7 Maret 2024 terdapat sembilan ternak milik dua warga Kalinongko yang mati secara mendadak. Rinciannya, enam kambing dan seekor sapi miliki Wagiman di RT 05. Sedangkan dua ekor kambing lainnya merupakan milik Warno Miharjo.
“Yang mati pertama dikubur. Tapi, untuk yang mati berikutnya saat sekarat disembelih kemudian dagingnya dibagikan ke warga [Brandu]. Tapi, ada juga satu ekor kambing milik Warno Miharjo yang mati kemudian dibuang ke sungai,” katanya.
Disinggung mengenai program vaksinasi ternak di lokasi kasus antraks, Suparmono mengakui adanya program tersebut. Meski demikian, untuk pelaksanaan dikoordinasikan dengan Kementerian Pertanian. “Vaksin akan diberikan besok dari Kementerian Pertanian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
KHL kembali dibahas dalam formula upah minimum 2027. Pemerintah, buruh, dan pengusaha memiliki pendekatan berbeda soal pengupahan.
Radinka Wiratama, 16 tahun, menjadi atlet termuda esports Indonesia di Asian Games 2026 setelah meniti karier profesional sejak usia 15 tahun.
BGN DIY menegur pegawai SPPG Muntuk, Dlingo, Bantul, terkait video viral yang diduga mengolok-olok korban keracunan MBG di Karo.
Tiffany Young menutup konser Jakarta dengan Into the New World, lagu debut Girls' Generation yang dirilis pada 2007.
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.