Tiket Konser YE di Jakarta Mulai Dijual Besok, Ini Daftar Harganya
Tiket konser perdana YE di Jakarta mulai dijual 29 Juli 2026 pukul 10.00 WIB. Harga tiket mulai Rp1,875 juta melalui kanal resmi.
Foto ilustrasi Dua nelayan di Pantai Ngandong, Desa Tepus, Kecamatan Tepus, merapikan jaring yang digunakan untuk menangkap ikan. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gunungkidul menyiapkan nelayan pemula agar professional dengan memberikan pelatihan kepada 20 nelayan. Hal ini agar mereka mahir mengoperasikan kapal sehingga dapat menangkap ikan di pantai selatan secara optimal.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul Wahid Supriyadi di Gunungkidul, Kamis, mengatakan pelatihan yang dilakukan berupa pengoperasian kapal yang lebih besar dibandingkan dengan kapal yang biasa digunakan. "Materi pengenalan armada dan alat tangkap serta dasar-dasar keselamatan pelayaran," kata Wahid.
Ia mengatakan DKP Gunungkidul berupaya menyiapkan nelayan supaya menguasai teknologi ikan tangkap sehingga pada saat pengoperasian Pelabuhan Gesing, mereka tidak hanya menjadi penonton, tapi pelaku.
Potensi perikanan pantai selatan di Gunungkidul sangat tinggi, sehingga nelayan dipersiapkan secara optimal. Saat ini, total nelayan di Gunungkidul sebanyak 2.276 orang. Mereka harus dibekali teknologi penangkapan ikan, sehingga mereka bisa bekerja secara profesional.
"Untuk itu, kami melakukan peningkatan kapasitas dan kompetensi para nelayan lokal agar warga atau nelayan lokal tidak hanya sekedar menjadi penonton saja dengan potensi daerah yang dimiliki," katanya.
BACA JUGA: Respons Gibran Soal Kaesang Pangarep Masuk Bursa Calon Wali Kota Solo
Wahid juga mengatakan DKP Gunungkidul membentuk rumah tangga nelayan yang tergabung dalam kelompok pengolah pemasar dan diberikan pelatihan pengolahan hasil perikanan yang nantinya bisa memberikan nilai tambah terhadap hasil tangkapan.
“Hasil tangkapan ikan diharapkan tidak hanya dijual untuk memenuhi permintaan pasar, tapi bisa diolah oleh kelompok pengolah pemasar. Sehingga memiliki nilai lebih dan meningkatkan pendapatan mereka," katanya.
Wahid mengatakan nelayan Gesing akan mendapatkan bantuan kapal sekoci dari Pemerintah Pusat. “Beberapa waktu lalu kami mengusahakan dan mengusulkan agar kelompok nelayan mendapatkan bantuan kapal sekoci dari DKP DIY dan dapat bantuan tersebut. Saat kunjungan kementerian dan DPR RI itu, kami juga mendapatkan tambahan bantuan kapal sekoci. Saat ini, kami tindak lanjuti dengan mencari kelompok nelayan yang siap dan bisa mengoperasionalkan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tiket konser perdana YE di Jakarta mulai dijual 29 Juli 2026 pukul 10.00 WIB. Harga tiket mulai Rp1,875 juta melalui kanal resmi.
Tarif paket wisata Jip Lava Tour Merapi naik Rp50.000 sejak 10 Juni 2026 akibat lonjakan biaya BBM, oli, dan suku cadang kendaraan.
SMPN 1 Jetis Bantul menegaskan tidak terlibat jual beli seragam. Aduan ke ORI DIY disebut terjadi karena kesalahpahaman dengan paguyuban orang tua.
BMKG menyatakan El Nino telah masuk kategori kuat. Pemerintah memperkuat mitigasi kekeringan dan karhutla selama musim kemarau 2026.
KPK menyebut OTT Bupati Pemalang terkait dugaan korupsi proyek dan jual beli jabatan. Uang tunai lebih dari Rp2 miliar turut disita.
PSEL Piyungan akan mengolah 1.000 ton sampah per hari tanpa mengganggu operasional TPST di DIY yang tetap menjadi bagian sistem pengelolaan sampah.