Googlebook Resmi Meluncur, Era Chromebook Mulai Bergeser
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Satuan Brimob Polda DIY saat memusnahkan sebuah granat aktif peninggalan Perang Dunia II di bulak sawah Padukuhan Sabrang, Kalurahan Triwidadi, Kapanewon Pajangan, Bantul, pada Jumat (15/3/2024) pagi/ Humas Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Satuan Brimob Polda DIY memusnahkan sebuah granat aktif peninggalan Perang Dunia II pada Jumat (15/3/2024) pagi di bulak sawah Padukuhan Sabrang, Kalurahan Triwidadi, Kapanewon Pajangan, Bantul.
Granat tersebut sebelumnya ditemukan oleh warga di Padukuhan Kunden, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul pada Rabu (13/3/2024) petang.
"Granat ini merupakan jenis granat nanas, dari cirinya merupakan sisa Perang Dunia II dan sifatnya masih aktif," kata Komandan Tim Gegana Jibom Gegana Satuan Brimob Polda DIY, Kompol Suripto.
BACA JUGA : Warga Temukan Granat Nanas saat Buat Tanggul di Pajangan Bantul, Begini Kronologinya
Pemusnahan granat nanas tersebut dilakukan dengan cara disposal. Disposal merupakan prosedural yang harus dilakukan terhadap pemusnahan bom.
“Standarisasi granat yang ditemukan speknya bukan pabrikan, sehingga tidak layak untuk disimpan. Jadi untuk lebih amannya, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kita lakukan pen-disposal-an atau pencerai-beraian,” lanjut Suripto.
Dalam kesempatan tersebut, Suripto juga mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan benda-benda bahan peledak sisa peninggalan Perang Dunia II agar segera melaporkan ke kantor Polisi terdekat.
“Laporkan ke kantor Polisi terdekat apabila menemukan benda-benda yang berkaitan dengan bahan peledak peninggalan Perang Dunia II,” jelas Suripto.
Selain itu, warga dilarang mengkutak-katik temuan bahan peledak tersebut. “Jangan diperlakukan seperti dilempar ditekan, digesek, tidak boleh, karena kita ketahui bahwa sifat-sifat dari bom apabila terkena tekanan, gesekan maupun panas akan terpicu,” tandasnya.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, sebuah granat nanas ditemukan seorang pekerja bernama Yuli Winarto, 41, yang tengah menggali tanggul di sungai Padukuhan Kunden. Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Rabu (13/3/2024).
Saat mencangkul, Yuli tiba-tiba melihat benda yang bentuknya mirip dengan granat dari balik tanah yang digalinya. "Sekira pukul 17.30 WIB, ia (saksi) sedang mencangkul dan melihat serta mendapat benda yang setelah dilihat ternyata satu unit granat nanas," kata Jeffry.
BACA JUGA : TPST Piyungan Segera Ditutup, Begini Road Map Pengolahan Sampah di Bantul dan Kota Jogja
Mengetahui benda yang ditemukannya merupakan granat nanas, Yuli, kata Jeffry, langsung memberitahukan kepada rekan-rekan pekerja lainnya. Kabar temuan granat nanas itu pun diteruskan kepada warga lainnya.
"Kemudian, mereka bersama-sama mendatangi lokasi penemuan granat dan selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Pajangan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.