Honda Rem Mendadak Proyek EV, Kini Gaspol Mobil Hybrid
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
Warga Kalurahan Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul, saat diterima oleh perangkat kalurahan setempat di Kantor Kalurahan Sidomulyo/ Dok-Kalurahan Sidomulyo
Harianjogja.com, BANTUL— Sejumlah warga Kalurahan Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul, menggelar aksi menuntut transparansi penggunaan anggaran kalurahan, di Kantor Kalurahan Sidomulyo, Selasa (19/3/2024). Selain itu, mereka juga mempertanyakan peran Bamuskal Kalurahan Sidomulyo yang selama ini dinilai belum optimal.
Ervin Tri Susanto, koordinator aksi mengungkapkan pihaknya terpaksa mengggelar aksi karena selama ini penggunaan anggaran kalurahan pada 2023 dinilai belum transparan. Hal ini dibuktikan dengan belum meratanya pembangunan di Kalurahan Sidomulyo.
Selain itu, Ervin menambahkan pihaknya juga mempertanyakan keputusan dari Pemkal Sidomulyo yang membeli mobil. Di mana, sumber anggaran untuk pembelian mobil juga dinilai tidak transparan.
Baca Juga
Viral Sungai Winogo Kecil di Jalan Samas Menghijau, Ini Tanggapan DLH Bantul
Langgar Aturan yang Dibuat Sendiri, Panitia Pilur Sidomulyo Bantul Minta Maaf
“Terus mau digunakan untuk apa? Lalu kami juga mempertanyakan peran Bamuskal Kalurahan Sidomulyo. Karena, meski ada diskusi, tapi saran dari kami tidak pernah ditampung dan direalisasikan,” kata Ervin.
Kondisi ini, diakui oleh Ervin semakin diperkeruh dengan adanya keputusan Pemkal Sidomulyo merumahkan salah satu karyawan tanpa adanya pemberitahuan lebih dahulu. “Ini yang membuat masyarakat jadi penasaran, sebenarnya kondisi dari Pemkal Sidomulyo seperti apa? Inilah kenapa akhirnya kami menggelar aksi ini,” imbuh Ervin.
Sementara Lurah Sidomulyo, Susanta mengaku jika kondisi internal di Pemkal Sidomulyo tidak harus dijabarkan secara transparan ke publik. Hal itu dilakukan untuk menjaga kondisi internal dan stabilitas politik di internal Pemkal Sidomulyo. “Soal koordinasi, kami selalu melakukan koordinasi dan konfirmasi. Tapi kan ini internal,” katanya.
Sementara terkait dengan pembelian mobil, Susanta menegaskan hal itu sudah sesuai dengan kesepakatan antara Pemkal dan Bamuskal Sidomulyo. Pembelian mobil sudah dianggarkan pada 2022 dan baru bisa direalisasikan pada 2023.
“Mobil tersebut untuk kebutuhan kesehatan. Untuk siaga kesehatan. Jadi bukan operasional lurah. Anggaran menggunakan dana desa lewat Pak Kamituwo [Kabag Sosial],” ucap Susanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.