TPR Baron Gunungkidul Resmi Terapkan Pembayaran Full Cashless
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat meninjau stand UMKM dalam kegiatan Pasar Lebaran 2024 di kawasan Lapangan Pemkab Sleman. Kamis (21/3/2024). Foto humas Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Kustini Sri Purnomo mengajak Masyarakat untuk memborong atau membeli produk UMKM di Kabupaten Sleman untuk keperluan Lebaran. Langkah ini sebagai bentuk apresiasi dan dukungan pengembangan sektor usaha kecil dan mikro di Bumi Sembada.
“Saya senantiasa mengajak untuk borong bareng dan jadikan produk-produk UMKM Sleman sebagai prioritas utama guna memenuhi kebutuhan Lebaran maupun keperluan sehari-hari,” kata Kustini dalam keterangannya, Jumat (22/3/2024).
BACA JUGA: Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Tuban Jawa Timur Siang Ini
Menurut dia, dengan membeli produk lokal maka ikut berpartisipasi dalam mengembangkan UMKM di Sleman. Kustini berjanji untuk terus memberikan pendampingan serta upaya promosi berkala, salah satunya melalui program Pasar Lebaran Sleman 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM.
“Pasar Lebaran menjadi salah satu sarana promosi dan harapannya dapat semaksimal mungkin dimanfaatkan untuk mengenalkan produk yang dimiliki serte memperluas jaringan pemasaran. Semakin dikenal, maka potensi laku di pasaran juga semakin tinggi,” katanya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman, Tina Hastani mengatakan, Pasar Lebaran Sleman merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun. Untuk 2024, penyelenggaraan berlangsung hingga 21-24 Maret.
“Tahun ini mengambil tema Borong Bareng Produk Sleman, Lebaran Makin Berkesan,” kata Tina.
Dia menjelaskan, Pasar Lebaran ini diikuti sebanyak 111 peserta, terdiri dari pelaku UMKM sebanyak 103 peserta dan delapan Gerakan koperasi di Sleman. Untuk jenis UMKM yang mengikuti meliputi 72 pelaku usaha kuliner, 24 fashion, 12 kerajinan tangan dan produk tanaman hias sebanyak lima peserta.
“Untuk menyemarakan acara juga ada kegiatan lomba, workshop hingga penukaran pecahan uang baru. Ada juga pasar murah kebutuhan pokok seperti minyak goreng, telur, beras dan lainnya,” katanya.
Ia berharap gelaran ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Selama penyelenggaraan ditargetkan ada transaksi sekitar Rp210 juta.
“Naik dibandingkan dengan nilai transkasi penyelenggaraan di tahun lalu sebesar Rp193 juta. Selain menyemarakan Ramadan, kegiatan ini juga untuk mempromosikan UMKM di Sleman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.