Long Weekend Mei 2026, Wisata Jogja Naik 25 Persen
Kunjungan wisata Jogja saat long weekend Mei 2026 diprediksi naik 25%, Malioboro tetap jadi favorit wisatawan.
Jalan rusak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Jalan Pleret yang melintasi wilayah Potorono Kapanewon Banguntapan, Bantul, rusak parah. Belasan lubang bertebaran di jalan tersebut sehingga mengganggu lalu lintas kendaraan serta rawan kecelakaan.
Akibatnya, setiap musim hujan berkali-kali pengendara terjatuh di jalan tersebut. Salah satu warga setempat, Muryantinah, 60, mengungkapkan sering terjadi kecelakaan di jalan tersebut saat hujan. "Kecelakaan banyak banget yang jatuh di situ. Dalam sebulan ada saja yang jatuh, dalam sebulan ada sekitar lima kejadian," katanya ditemui, Selasa (26/3/2024).
Kecelakaan sering terjadi saat hujan malam hari. Menurutnya, banyak kecelakaan terjadi karena pengendara tidak melihat lubang yang tertutup genangan air.
Menurutnya sekitar awal 2024, penambalan lubang sempat dilakukan di ruas jalan tersebut. Namun menurut dia, ketika musim hujan, ruas jalan tersebut kembali berlubang. Ruas jalan berlubang juga telah diberi penanda lingkaran putih, namun saat ini penanda tersebut mulai pudar.
Warga lainnya Erick, 31, mengaku menggunakan jalan tersebut setiap hari untuk beraktivitas. Dia mengeluhkan beberapa lubang yang ada di jalan penghubung Kapanewon Banguntapan dan Pleret tersebut. "Memang di beberapa titik terdapat jalan yang rusak dan tidak ditindaklanjuti oleh perangkat daerah setempat yang menyebabkan mengganggu kenyamanan berkendara dan juga kemacetan di jam-jam tertentu," katanya.
Dia berharap jalan tersebut segera diperbaiki. "Kami juga heran beberapa waktu lalu sempat ada perbaikan jalan, namun yang diperbaiki hanya bagian selatan saja. Jalan Pleret yang bagian utara ke Ngipik itu tidak diperbaiki, dan jalannya tambah rusak," katanya.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul, Eka Budisantosa mengklaim pihaknya telah menambal Jalan Pleret dari arah Ngipik ke Balong.
"Kami sudah pernah melakukan penambalan di situ. Habis penambalan, selang berapa hari ada hujan deras berhari-hari, karena tergenang mungkin tambalan terlepas, kondisi saat itu mungkin berlubang lagi," ujarnya. Dia memastikan ruas jalan tersebut akan diaspal ulang tahun ini. Meski begitu, dia belum dapat memastikan waktu perbaikan jalan tersebut.
"Itu masih menunggu proses lelang. Sesuai jadwal, tentunya sesudah Lebaran [penanganan Jalan Pleret]," katanya.
Dia masih memetakan jumlah ruas jalan yang rusak di Bantul. Saat ini menurutnya masih ada dua proses lelang. Nantinya, ruas jalan lain yang rusak akan diperbaiki secara bertahap. Sementara APBD Bantul 2024 yang dialokasikan untuk penanganan jalan sekitar Rp5 miliar untuk 25 kilometer jalan kabupaten.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisata Jogja saat long weekend Mei 2026 diprediksi naik 25%, Malioboro tetap jadi favorit wisatawan.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.