Ini Motif Pria Rusak Bendera Merah Putih dan Palang KA di Sleman
Polisi mengungkap motif perusakan bendera Merah Putih di Bantul dan palang pintu KA di Sleman yang dilakukan S (24).
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman bersiap menghadapi lonjakan wisatawan di libur Lebaran tahun ini. Untuk itu, perbaikan infrastruktur terus digenjot menjelang Lebaran.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengungkapkan libur Lebaran kali ini bisa menjadi momen untuk mendongkrak target kunjungan wisatawan di Sleman. Apalagi mengingat Sleman mematok target kunjungan wisatawan di angka kurang lebih delapan juga orang di tahun ini.
"Semoga target itu bisa terpenuhi. Di mana ini kesempatan kita untuk berbenah diri semuanya wisata-wisata yang ada di Sleman untuk menerima tamu," kata Kustini, Senin (25/3/2024) malam.
Dari segi kesiapan, Kustini menegaskan bila Sleman telah siap menyambut kunjungan para pelancong di libur hari raya. Sejumlah perbaikan sarana dan prasarana pun terus digenjot.
"Kita siapkan sarana dan prasarana termasuk nanti jalan-jalan yang lubang-lubang itu sudah kita betulkan dan juga penerangan dan masyarakatnya sudah siap," ujar Kustini.
Kustini berharap momen libur Lebaran nanti dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat dan pelaku wisata. Terkhusus kepada pelaku usaha wisata, Kustini mengimbau kepada mereka agar menerapkan pelayanan terbaik dan harga yang wajar. "Kami sampaikan kepada pelaku usaha wisata supaya nanti untuk melayani dengan baik dan harga standar," imbuhnya.
BACA JUGA: Berikut Jadwal Kalender Wisata Sleman di Maret 2024
Kesiapan Sleman menyambut wisatawan khususnya pada aspek jalan, memang telah diupayakan Pemkab Sleman. Kepala Dishub Sleman, Arip Pramana mengatakan selain berfokus pada jalur alternatif dan penyangga mudik, Pemkab Sleman juga berfokus pada perbaikan jalan di jalur wisata.
Jalan-jalan di jalur wisata terus diperbaiki lantaran diprediksi akan kebanjiran pengunjung saat libur nanti. Targetnya, sebelum lebaran perbaikan jalan-jalan tersebut dapat rampung sebelum Lebaran. "Sebelum lebaran itu utamanya untuk jalur-jalur wisata maupun jalur-jalur alternatif, karena itu yang pasti akan dilalui oleh para pemudik," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap motif perusakan bendera Merah Putih di Bantul dan palang pintu KA di Sleman yang dilakukan S (24).
Upaya melestarikan bahasa dan aksara Jawa terus dilakukan di tengah perkembangan teknologi digital.
BSSN mengingatkan AI membuat serangan siber ke sektor keuangan makin otomatis, personal, dan sulit dibedakan dari komunikasi asli.
Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 tak lagi sekadar menjadi acara puncak HUT Kota Jogja. Perayaan yang memasuki tahun ke-10 itu dikemas menjadi WJNC Festiv
PSEL Piyungan diproyeksikan mengolah 1.000 ton sampah per hari. DIY menyiapkan pasokan dari Gunungkidul, Kulonprogo hingga Jateng.
Taman Budaya Yogyakarta (TBY) akan menggelar Lomba dan Pameran Fotografi Rana Budaya #4 dengan tajuk FYP (For Your People), sekaligus pameran arsip