Kantongi Rekomendasi dari Golkar, Harda Kiswaya Mulai Cari Dukungan Untuk Maju Pilkada Sleman

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Rabu, 27 Maret 2024 11:37 WIB
Kantongi Rekomendasi dari Golkar, Harda Kiswaya Mulai Cari Dukungan Untuk Maju Pilkada Sleman

Harda Kiswoyo saat disumpah saat pelantikan Sekda Sleman, Selasa (25/2/2020)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak

Harianjogja.com, SLEMAN—Mantan Sekretaris Daerah Sleman, Harda Kiswaya makin mantab mencalonkan diri dalam Pilkada Sleman.
Tak hanya mengantongi surat rekomendasi dari Golkar, Harda kini aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah parpol untuk mendukung langkahnya maju ke kursi Sleman satu.

"Saya baru berkirim ke beberapa partai kemudian sudah ada rembugan tinggal nunggu jadwal-jadwal itu rembugan lebih lanjut," kata Harda pada Selasa (26/3/2024) petang. 

BACA JUGA: Pengamanan Sidang Sengketa Pemilu 2024 di MK, Polri Kerahkan Ratusan Personel

Nama partai Golkar dipastikan Harda telah memberikan surat rekomendasi terkait pencalonannya ke Pilkada Sleman. Harda juga sudah melakukan komunikasi informal dengan PDIP Perjuangan. "Saya baru berkirim [ke PDIP] mudah-mudahan ya bisa bergabung," ungkapnya. 

Selain itu, Harda juga menjalin komunikasi dengan PKS. Komunikasi yang dibangun Harda dengan PKS masih pada taraf diskusi-diskusi. "Saya dengan PKS kam diskusi-diskusi, nanti keuntungannya kalau bergabung dengan pak Harda apa, intinya seperti itu," ungkapnya. 

Selain Golkar, PDIP hingga PKS, Harda juga menjajaki kemungkinan dukungan dari berbagai partai lain. Mulai dari Nasdem, PKB dan sejumlah parpol lainnya. 

"Saya ke Nasdem sudah diskusi, saya ke PKB sudah diskusi. Saya dengan Gerindra secara informal sudah tapi resminya nunggu dipanggil. Hampir semua partai," tegasnya. 

"Saya melamar ke partai-partai itu, kan saya bukan orang partai sehingga saya melamar," ujarnya. 

BACA JUGA: Hingga Februari 2024 Belanja APBN DIY Capai Rp3,1 Triliun

Ditanya soal alasan apa yang membuat Harda serius ingin mengabdi ke Kabupaten Sleman, Harda mengaku ingin mencari banyak kebaikan. Dia menilai ketika menjadi seorang pemimpin peluang untuk mencari kebaikan akan besar.

"Jadi semangat saya ingin mencari kebaikan. Secara pribadi saya, saya harus banyak bekal kebaikan untuk menghadap Tuhan, itu intinya," tandasnya. 

"Karena kebijakan kebijakan yang membahagiakan, menyejahterakan orang itu amat sangat tinggi nilainya," imbuhnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online