DPRD Gunungkidul Soroti Data Kemiskinan, Minta Bansos Tepat Sasaran
DPRD Gunungkidul meminta data kemiskinan diperkuat agar bansos dan program pengentasan kemiskinan lebih tepat sasaran.
Suguhan seni pertunjukan di Bangsal Sri Manganti oleh Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat yang kembali dibuka Selasa-Minggu (email)
Harianjogja.com, JOGJA—Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat kembali menampilkan sajian wisata budaya berupa seni pertunjukan di Bangsal Sri Manganti pada masa libur Lebaran. Pertunjukan itu sempat disetop untuk sementara waktu lantaran adanya pemeliharaan dan perawatan gamelan.
Carik Kawedanan Radyakartiyasa Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Nyi R.Ry Noorsundari mengatakan, wisatawan dapat menyaksikan suguhan pertunjukan di Bangsal Sri Manganti sesuai dengan agenda kunjungan pariwisata, yakni setiap Selasa-Minggu antara pukul 08.30 - 14.00 WIB dengan berbagai pilihan seni pertunjukan.
"Selasa (16/4/2024) ada suguhan Uyon-uyon, Rabu pagelaranWayang Golek, Kamis Wayang Kulit, Jumat Macapatan, Sabtu Wayang Wong dan Minggu Gladhen Pamulangan Beksa," katanya, Senin (15/4/2024).
Ketika berkunjung ke Kedhaton, wisatawan tidak sekadar menikmati suguhan pertunjukan di Bangsal Sri Manganti, tapi dapat menikmati sajian informasi dalam pameran Abhimantrana, Upacara Adat Keraton Yogyakarta. Pameran yang menceritakan upacara adat dalam daur hidup manusia Jawa digelar hingga Agustus 2024.
BACA JUGA: Open House Lebaran Sultan HB X, Warga Akan Disuguhi Soto Ayam dan Aneka Jenang
"Kunjungan wisata ke Wahanarata (08.30-14.00 WIB) dan Tamansari (09.00-15.00 WIB) tetap dibuka seiring seiring dengan antusiasme masyarakat untuk berwisata sejarah dan budaya selama menikmati waktu liburan di Jogja," jelasnya.
Nyi R.Ry Noorsundari menjelaskan untuk wisata Kedhaton atau bangunan inti Keraton, hanya ditutup selama tiga hari selama perayaan Hajad Dalem Garebeg yakni Rabu (10/04/2024), Kamis (11/04/2024), dan Jumat (12/04/2024). Wisata Kedhaton sudah dibuka kembali pada Sabtu (13/04/2024).
"Tidak ada perubahan tiket wisata di Kedhaton maupun di unit wisata lainnya. Harga tiket kunjungan ke Kedhaton bagi pengunjung domestik dewasa Rp15.000 dan pengunjungan domestik anak-anak Rp10.000. Sementara untuk pengunjuk mancanegara dewasa Rp25.000 dan pengunjung mancanegara anak-anak Rp20.000. Anak dengan usia 0-2 tahun tidak dikenakan biaya kunjungan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta data kemiskinan diperkuat agar bansos dan program pengentasan kemiskinan lebih tepat sasaran.
Mendes PDT Yandri Susanto melaporkan 73 akun ke Bareskrim Polri terkait video AI deepfake yang menarasikan warung desa akan ditutup.
Prabowo menyebut motor listrik nasional sebagai contoh Indonesia Incorporated melalui kolaborasi swasta, BUMN, dunia usaha, dan akademisi.
Hiromu Tanaka mengaku gugup saat pertama kali bermain di luar Jepang bersama PSS Sleman. Ia kini beradaptasi dengan cuaca Indonesia.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.