Pelatihan Digital Kulonprogo, Pemkab Kolaborasi dengan Kominfo

Triyo Handoko
Triyo Handoko Selasa, 23 April 2024 22:27 WIB
Pelatihan Digital Kulonprogo, Pemkab Kolaborasi dengan Kominfo

Suasana pembukaan program pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) yang diselenggarakan BPSDMP Yogyakarta, Selasa (23/4/2024). Dok Humas Pemkab Kulonprogo

Harianjogja.com, KULONPROGO—Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar program pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) bagi warga Bumi Binangun. Program pelatihan digital ini bekerja sama dengan Pemkab Kulonprogo terdapat tiga jenis pelatihan.

Kominfo melalui Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Yogyakarta menyelenggarakan pelatihan Vocational School Graduate Academy (VSGA), Thematic Academy (TA), dan Digital Entrepreneurship Academy (DEA). Peserta program ini di Kulonprogo menyasar lulusan SMK/sederajat dan pelaku usaha.

Kepala BPSDMP Yogyakarta Anton Susanto menerangkan lewat program ini pihaknya bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya yang baru lulus sekolah dan sedang mencari pekerjaan. "Diakhir pelatihan akan diberikan sertifikasi berbasis SKKN yang dapat dijadikan bekal oleh peserta dalam bekerja," katanya, Selasa (23/4/2024).

Baca Juga

Dukung Transformasi Digital UMKM, Diskominfo DIY Gelar Pelatihan E-Business

Aprindo Gandeng Polda DIY Gelar Pelatihan Digital Marketing untuk UMKM

Tokopedia dan Tiktok Latih 60 Pelaku UKM DIY Kembangkan Bisnis Digital

Anton menerangkan pelatihan VSGA menyasar angkatan kerja muda, sedangkan jenis pelatihan TA untuk kalangan atau sektor tertentu seperti konten kreator, lalu pelatihan DEA menyasar pelaku usaha. "Melalui program ini diharapkan keterampilan digital khususnya untuk membuka peluang pekerjaan dan usaha di Kulonprogo dapat lebih meningkat," ujarnya.

Semnetara itu Penjabat Bupati Kulonprogo Ni Made Dwipanti Indrayanti menerangkan pelatihan itu jadi peluang besar bagi masyarakat Bumi Binangun. "Media Sosial untuk menyebarkan informasi terkait dengan kemajuan, potensi daerah, itu sangat-sangat cepat tapi ketika esensinya itu tidak bisa diambil juga hilang dengan cepat. Tapi ketika pintar mengemasnya, ini akan membawa satu nilai tersendiri, dan harapan besar," jelasnya.

Ni Made menyebut keterampilan digital diperlukan terutama untuk mengembangkan usaha. "Potensi-potensi yang ada ini perlu diangkat dan disebarkan, dalam dunia usaha juga penting agar marketing dapat terus meningkat," tuturnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online