Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Sejumlah pengendara motor melintas di ruas jalan kabupaten di Padukuhan Tobong, Sambirejo, Ngawen. Dikarenakan keterbatasan anggaran yang dimiliki, ruas jalan yang rusak ini belum bisa diperbaiki. Kamis (25/4/2024)./ Harian Jogja - David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul tahun ini mendapatkan bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp14 miliar. Rencananya pagu ini digunakan untuk perbaikan dua ruas jalan kabupaten di Bumi Handayani.
Ruas ini di antaranya Jalan Nangsri-Karangasem di Kapanewon Wonosari dan ruas jalan di Kalurahan Salam, Patuk. Info berarti setiap ruas mendapatkan alokasi perbaikan sebesar Rp7 miliar.
Kepala Bidang Bina Marga, DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, program perbaikan jalan rusak di Gunungkidul terus dilakukan. Meski demikian, ia mengakui untuk tahun ini perbaikan lebih sedikit karena tidak ada alokasi dari APBD kabupaten.
“Untuk perbaikan besar tidak ada yang bersumber dari APBD. Adanya hanya perbaikan kecil-kecil karena anggaran pemkab difokuskan membiayai pilkada,” kata Wadiyana saat dihubungi, Kamis (24/4/2024).
Meski demikian, ia mengakui, upaya perbaikan terus diupayakan. Salah satunya dengan mengakses keberadaan pagu DAK dari Pemerintah Pusat.
Wadiyana tidak menampik di tahun ini mendapatkan alokasi sebesar Rp14 miliar. Rencananya, pagu tersebut digunakan perbaikan di dua ruas jalan kabupaten, dengan alokasi masing-masing Rp7 miliar.
BACA JUGA: 30 Persen Ruas Jalan Kawasan Wisata di Gunungkidul Butuh Perbaikan
“Yang diperbaiki menggunakan DAK adalah di Kapanewon Wonosari tepatnya di ruas Nangsri-Karangasem sepanjang tiga kilometer. Yang kedua adalah ruas di Kalurahan Salam, Patuk dengan Panjang juga tiga kilometer,” katanya.
Menurut dia, saat ini masih dalam proses lelang untuk menentukan rekananan yang akan mengerjakan. Diharapkan segera selesai dan bisa secepatnya dikerjakan.
“Masih dalam proses dan harapannya semua dapat berjalan dengan lancar,” kata Wadiyana.
Terpisah, Anggota DPRD Gunungkidul dari Fraksi Gerindra, Maryanta mengatakan, infrastruktur merupakan salah satu elemen penting yang harus benar-benar diperhatikan. Ia tidak menampik, hingga sekarang masih banyak jalan di Bumi Handayani yang mengalami kerusakan.
“Bukan hanya jalan umum, tapi ada juga jalan menuju lokasi pariwisata yang keadaannya rusak parah,” katanya.
Menurut dia, pemkab harus bisa menentukan skala prioritas untuk perbaikan dikarenakan anggaran yang dimiliki masih terbatas. Ia menyarankan, salah satu yang mendesak diperbaiki adalah jalur menuju destinasi wisata, khususnya di Kawasan Pantai.
Jalur ini dianggap menjadi prioritas karena untuk memberikan kemudahan bagi para wisatawan. Di sisi lain, pemkab juga telah menaikan retribusi wisata.
“Jadi harus sepadan dan perbaikan jalur menuju wisata Pantai sangat diperlukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.