Pendapatan Gunungkidul 2025 Capai Rp2,067 Triliun, PAD Lampaui Target
Pendapatan Gunungkidul 2025 mencapai Rp2,067 triliun. PAD melampaui target, namun DPRD masih memberi sejumlah catatan untuk belanja dan infrastruktur.
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Panitia Seleksi telah menyelesaikan tahapan seleksi calon Sekda Sleman sejak akhir Februari 2024 lalu. Meksi demikian, hingga sekarang belum ada tanda-tanda sekda definitif akan dilantik.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Budi Pramono mengatakan, tahapan seleksi calon sekda baru sudah selesai dilakukan. Berdasarkan hasil seleksi ada tiga kandidat, yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Eka Suryo Prihantoro; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Agung Armawanta dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Susmiarto.
BACA JUGA : Masa Jabatan Pj Sekda Habis, Ini Langkah Pemkab Sleman
Ia tidak menampik dari ketiga calon ini juga sudah mengerucut kepada Kepala Disdukcapil Susmiarto. Meski demikian, Pramono mengakui ada tahapan yang harus dilalui untuk bisa dilantik menjadi Sekda baru.
Menurut dia, jabatan Kepala Disdukcapil tidak hanya menjadi pejabat di lingkup pemkab, tapi juga menjadi perwakilan Dirjen Dukcapil di daerah. Oleh karenanya, untuk dilantik di jabatan baru, harus diberhentikan terlebih dahulu oleh Kementerian Dalam Negeri.
“Harus diberhentikan dahulu dan suratnya sudah turun satu minggu lalu,” katanya, Senin (29/4/2024).
Pramono mengakui pascaturunnya surat pemberhentian sebagai Kepala Disdukcapil, tak serta merta langsung bisa dilantik. Pasalnya, saat ini di Kabupaten Sleman juga berlangsung tahapan pilkada sehingga pelantikan harus mendapatkan izin dari Dirjen Otonomi Daerah, Kemendagri.
“Jadi harus mengurus izin dua kali sehingga membutuhkan waktu. Untuk pelantikan sudah kami ajukan dan mudah-mudahan dalam waktu dekat rekomendasinya turun dan pelantikan sekda baru bisa dilakukan,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Sleman antusias dengan seleksi calon Sekda Sleman yang baru. Seleksi dilakukan karena Sekda Harda Kiswaya pensiun mulai 1 Februari 2024.
BACA JUGA : Pensiun dari Jabatan Sekda, Harda Kiswaya Siap Maju Jadi Calon Bupati
Berdasarkan informasi yang diterima, total ada 11 pendaftar yang ingin menjadi Sekda Sleman berikutnya. Adapun rinciannya, sepuluh pelamar berasal dari lingkup Pemkab Sleman dan satu pelamar berasal dari luar daerah, yaitu Kepala Perwakilan BPK Maluku.
“Untuk sementara, kekosongan jabatan Sekda akan diisi oleh PJ Sekda hingga pelantikan sekda definitive dilakukan,” kata Kustini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan Gunungkidul 2025 mencapai Rp2,067 triliun. PAD melampaui target, namun DPRD masih memberi sejumlah catatan untuk belanja dan infrastruktur.
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.
Inflasi Juni 2026 capai 3,34%. Menkeu sebut dipicu BBM dan pangan, diprediksi segera mereda karena faktor musiman.
Pemerintah resmi terapkan B50 mulai 1 Juli 2026. Pakar ITB sebut aman untuk mesin diesel, emisi lebih rendah.
Daftar agenda Jogja Juli 2026: IFBC, festival layangan, geopark night, INACRAFT hingga scooter parade. Gratis dan seru!
Pemkab Bantul turunkan tiket pantai barat jadi Rp5.000 mulai 1 Juli 2026. Strategi dongkrak wisata dan ekonomi pesisir.