Kasus Ternak Mati Bertambah, Kompensasi Jadi Cara Tekan Brandu
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Panitia Seleksi telah menyelesaikan tahapan seleksi calon Sekda Sleman sejak akhir Februari 2024 lalu. Meksi demikian, hingga sekarang belum ada tanda-tanda sekda definitif akan dilantik.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Budi Pramono mengatakan, tahapan seleksi calon sekda baru sudah selesai dilakukan. Berdasarkan hasil seleksi ada tiga kandidat, yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Eka Suryo Prihantoro; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Agung Armawanta dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Susmiarto.
BACA JUGA : Masa Jabatan Pj Sekda Habis, Ini Langkah Pemkab Sleman
Ia tidak menampik dari ketiga calon ini juga sudah mengerucut kepada Kepala Disdukcapil Susmiarto. Meski demikian, Pramono mengakui ada tahapan yang harus dilalui untuk bisa dilantik menjadi Sekda baru.
Menurut dia, jabatan Kepala Disdukcapil tidak hanya menjadi pejabat di lingkup pemkab, tapi juga menjadi perwakilan Dirjen Dukcapil di daerah. Oleh karenanya, untuk dilantik di jabatan baru, harus diberhentikan terlebih dahulu oleh Kementerian Dalam Negeri.
“Harus diberhentikan dahulu dan suratnya sudah turun satu minggu lalu,” katanya, Senin (29/4/2024).
Pramono mengakui pascaturunnya surat pemberhentian sebagai Kepala Disdukcapil, tak serta merta langsung bisa dilantik. Pasalnya, saat ini di Kabupaten Sleman juga berlangsung tahapan pilkada sehingga pelantikan harus mendapatkan izin dari Dirjen Otonomi Daerah, Kemendagri.
“Jadi harus mengurus izin dua kali sehingga membutuhkan waktu. Untuk pelantikan sudah kami ajukan dan mudah-mudahan dalam waktu dekat rekomendasinya turun dan pelantikan sekda baru bisa dilakukan,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Sleman antusias dengan seleksi calon Sekda Sleman yang baru. Seleksi dilakukan karena Sekda Harda Kiswaya pensiun mulai 1 Februari 2024.
BACA JUGA : Pensiun dari Jabatan Sekda, Harda Kiswaya Siap Maju Jadi Calon Bupati
Berdasarkan informasi yang diterima, total ada 11 pendaftar yang ingin menjadi Sekda Sleman berikutnya. Adapun rinciannya, sepuluh pelamar berasal dari lingkup Pemkab Sleman dan satu pelamar berasal dari luar daerah, yaitu Kepala Perwakilan BPK Maluku.
“Untuk sementara, kekosongan jabatan Sekda akan diisi oleh PJ Sekda hingga pelantikan sekda definitive dilakukan,” kata Kustini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Harga pangan nasional hari ini menunjukkan cabai rawit merah Rp78.500/kg, telur Rp33.950/kg. Simak daftar lengkap harga terbaru dari PIHPS.
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
Satpol PP Bantul menertibkan puluhan spanduk dan rontek liar yang dipasang melintang di jalan dan dekat lampu lalu lintas.
Meta memakai AI untuk mendeteksi akun anak di bawah 13 tahun di Facebook dan Instagram tanpa verifikasi dokumen.