Data Pariwisata DIY Belum Utuh, Data Sensus Ekonomi Jadi Pembenahan
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Ilustrasi. /JIBI-Solopos
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul berupaya melakukan percepatan e-KTP untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bantul 2024. Saat ini masih ada beberapa disabilitas di Bantul yang mengalami kendala dalam perekaman e-KTP.
Kepala Disdukcapil Bantul, Kwintarto Heru Prabowo menyampaikan hingga saat ini masih ada 192 orang disabilitas yang belum melakukan perekaman e-KTP. Dinas berupaya menjangkau kelompok rentan untuk melakukan perekaman e-KTP melalui Jejaring Layanan Aktif bagi yang Terhambat Pengurusan Adminduk (Jalan Terang).
BACA JUGA : Pilkada 2024: Perekaman e-KTP Pemilih Pemula Ditarget Rampung Juli 2024
Layanan tersebut diperuntukkan bagi penduduk yang mengalami hambatan dalam memperoleh dokumen kependudukan. Layanan tersebut diselenggarakan untuk beberapa kelompok rentan antara lain disabilitas. "Kami berupaya agar tahun ini berhasil [melakukan perekaman e-KTP bagi disabilitas], syukur-syukur angkanya bisa nol persen [seluruh disabilitas telah melakukan perekaman e-KTP]," ujarnya, Senin (29/4/2024).
Menurutnya layanan tersebut dilakukan untuk mempermudah masyarakat rentan melakukan pencatatan administrasi kependudukan.
Dia menyampaikan melalui layanan tersebut, Disdukcapil Bantul melakukan kerjasama dengan beberapa stakeholder terkait untuk melakukan jemput bola perekaman e-KTP. Beberapa stakeholder yang digandeng Disdukcapil Bantul antara lain Dinas Sosial (Dinsos) Bantul, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
BACA JUGA : Disdukcapil Bantul Kejar Target Perekaman e-KTP untuk Pemilih Pemula di Pilkada 2024
Dia menyampaikan kelompok rentan selama ini mengalami kesulitan dalam perekaman e-KTP. Karena itu, kerjasama dengan stakeholder terkait dilakukan untuk mengejar target agar seluruh pemilih disabilitas dalam Pilkada 2024 dapat melakukan perekaman e-KTP sebelum Pilkada. Ia menargetkan agar pada Mei 2024 perekaman e-KTP bagi disabilitas dapat rampung.
Menjelang Pilkada 2024, pihaknya juga akan melakukan pemutakhiran daftar pemilih tetap untuk Pilkada 2024. Meski begitu, menurutnya, pihaknya masih menunggu jadwal KPU Bantul untuk pemutakhiran data tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Temuan beras fortifikasi tak sesuai standar mendorong Bapanas memperluas pengawasan terhadap 40 merek di 11 provinsi.
Simak harga dan spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold8, Z Flip8, dan Z Fold8 Ultra, termasuk layar, kamera, chipset, baterai, dan memori.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi 35.936 peserta E-Sports Kapolri Cup 2026 dan menargetkan kenaikan 10 kali lipat.
Kota Magelang dinilai punya potensi menjadi contoh toleransi beragama melalui keberagaman, dialog lintas iman, dan gotong royong.
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 tidak melintasi Indonesia. Simak waktu puncak GMT dan cara menyaksikannya dengan aman.